Sempat Tantang Warga hingga Dilempari Massa, Bupati Pati Sudewo Akhirnya Terjaring OTT KPK

tvonenews.com
13 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Karier politik Bupati Pati Sudewo kini berada di titik nadir. Kepala daerah yang baru dilantik untuk periode 2025–2030 itu resmi terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi pada Senin (19/1/2026). 

Penangkapan tersebut langsung menyedot perhatian publik, mengingat rekam jejak kontroversi Sudewo yang sebelumnya sempat memicu gejolak besar di Kabupaten Pati.

Kabar OTT itu dikonfirmasi oleh juru bicara KPK, Budi Prasetyo.

“Benar, salah satu pihak yang diamankan dalam peristiwa tertangkap tangan di Pati adalah saudara SDW,” ucap Budi Prasetyo, Senin (19/1/2026).

Bupati Pati, Sudewo.
Sumber :
  • Antara

Meski demikian, hingga kini KPK belum membeberkan secara detail perkara apa yang menjerat Sudewo. 

Lembaga antirasuah masih melakukan pendalaman dan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang diamankan dalam operasi tersebut.

Sebelum terseret OTT, nama Sudewo sudah lebih dulu menjadi sorotan tajam publik. 

Pada pertengahan Agustus 2025, ia bahkan sempat terancam pemakzulan akibat gelombang demonstrasi besar-besaran dari warga Pati. 

Aksi protes itu dipicu sejumlah kebijakan yang dinilai kontroversial dan memberatkan masyarakat.

Beberapa kebijakan yang menuai penolakan keras antara lain rencana kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 250 persen, perubahan sistem hari sekolah menjadi lima hari, serta pembubaran posko donasi aksi oleh pemerintah daerah di bawah kepemimpinannya.

Posko donasi demo ke KPK di depan kantor Bupati Pati, Rabu (27/8/2025).
Sumber :
  • Tim tvOne - Abdul Rohim

Gelombang penolakan bermula ketika Aliansi Masyarakat Pati Bersatu menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Pati pada Rabu, 13 Agustus 2025. 

Situasi semakin memanas setelah Sudewo secara terbuka menantang masyarakat yang menolak kebijakan kenaikan PBB tersebut.

Pernyataan itu justru memicu eskalasi protes. 

Aksi demonstrasi meluas dan berujung pada pembentukan panitia khusus (pansus) di DPRD Kabupaten Pati untuk mendorong pemakzulan Sudewo dari jabatannya sebagai bupati.

Dalam salah satu pernyataannya yang kemudian viral, Sudewo melontarkan tantangan terbuka kepada massa aksi.

“Siapa yang akan melakukan aksi? Yayak Gundul? Silakan lakukan. Jangan hanya 5.000 orang, 50.000 orang suruh mengerahkan saya tidak akan gentar. Saya tidak akan mengubah keputusan, tetap maju dan saya instruksikan semua aparatur pemerintah Kabupaten Pati tidak boleh bargaining apapun dengan Yayak Gundul. Silakan kalau ada pihak-pihak yang mau demo. Silakan. Saya tidak akan gentar, tidak akan mundur satu langkah,” ujarnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kenapa Bupati Pati Sudewo Diperiksa di Polres Kudus Usai Ditangkap KPK?
• 13 jam lalukompas.com
thumb
2.145 Penumpang Kereta Api di Cirebon Batalkan Tiket Perjalanan Akibat Banjir
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
PIHPS Rilis Harga Pangan Terkini, Cabai Rawit Merah Tembus Rp55.000/kg
• 16 jam lalupantau.com
thumb
Menkes Berencana Beri Fasilitas Rumah hingga Kendaraan untuk Dokter di Daerah Tertinggal
• 17 jam lalukompas.com
thumb
Potret kehidupan masyarakat di pesisir pantai Mogadishu, Somalia
• 45 menit laluantaranews.com
Berhasil disimpan.