Sering kali kita berpikir bahwa agar seseorang mengatakan “ya”, kita harus pintar membujuk, menyusun argumen sempurna, atau memilih kata-kata yang paling meyakinkan. Namun, menurut berbagai penelitian psikologi sosial dan komunikasi, kunci utama justru bukan tekanan, melainkan memberi kebebasan memilih.
Penelitian menunjukkan bahwa ketika seseorang merasa tertekan, otaknya otomatis membangun pertahanan. Sebaliknya, saat mereka merasa memiliki pilihan, responsnya menjadi lebih terbuka dan kooperatif. Prinsip ini dikenal sebagai autonomy effect, yaitu kebutuhan dasar manusia untuk merasa berdaulat atas keputusannya sendiri.
Yuk, simak beberapa kalimat sederhana berikut yang bisa membuat orang lebih nyaman dan lebih mudah berkata setuju!




