HARIAN FAJAR, BANDUNG – Gebrakan besar sedang disiapkan Persib Bandung di bursa transfer paruh musim.
Sosok bek papan atas yang pernah merumput bersama Kylian Mbappe dan Zlatan Ibrahimovic, Layvin Kurzawa, dikabarkan segera tekan kontrak dengan Maung Bandung.
Pemain berpaspor Prancis dengan nilai pasar Rp14,04 miliar ini diproyeksikan mengisi kekosongan satu slot pemain asing.
Kehadiran Kurzawa demi menjaga ambisi juara di Super League dan AFC Champions League Two.
Sinyal Kuat dari Prancis
Rumor merapatnya eks bek Paris Saint-Germain (PSG) ini bukan sekadar isapan jempol.
Media ternama Prancis, L’Equipe, melaporkan bahwa Kurzawa saat ini sudah berada di Indonesia untuk menuntaskan proses kesepakatan.
“Setelah mengakhiri masa baktinya di Boavista, Layvin Kurzawa kini bersiap melanjutkan karier profesionalnya di Indonesia bersama Persib Bandung,” tulis laporan L’Equipe pada Selasa (20/1/2026).
Langkah agresif manajemen Pangeran Biru ini menyusul hengkangnya dua legiun asing, William Marcilio dan Federico Barba.
Jika Marcilio dilepas karena kendala adaptasi taktik Bojan Hodak, Barba memilih pulang ke Italia demi alasan keluarga (homesick) setelah mendapat tawaran dari klub Serie B.
Profil Mentereng
Kehadiran Kurzawa dipastikan akan meningkatkan kasta kompetisi sepak bola tanah air.
Rekam jejaknya mentereng. Dia mengawali karier di akademi Monaco dan sempat setim dengan Mbappe di usia muda.
Dia kemudian membela raksasa Prancis (2015–2024) dan berbagi ruang ganti dengan Zlatan Ibrahimovic, Edinson Cavani, hingga Javier Pastore.
Selama di Paris, ia mengoleksi 18 trofi bergengsi.
Mencatatkan 14 penampilan dan 1 gol untuk Timnas Prancis.
Meskipun terakhir kali bermain di Liga Portugal bersama Boavista dengan menit bermain yang minim, pengalaman Kurzawa di level tertinggi Eropa dianggap sebagai suntikan mental yang sangat dibutuhkan Persib.
Informasi yang beredar menyebutkan bahwa negosiasi telah memasuki fase final.
Bek berusia 33 tahun ini dijadwalkan akan menandatangani kontrak jangka pendek hingga akhir musim 2026 dengan opsi perpanjangan.
Kehadiran Kurzawa ini diharapkan mampu menambal lubang di lini belakang sekaligus menjadi mentor bagi pemain lokal.
Pelatih Bojan Hodak membutuhkan sosok tangguh di sisi kiri pertahanan, posisi alami Kurzawa. Khususnya untuk mengarungi jadwal padat di kompetisi domestik dan Asia.
Dampak Kurzawa bagi Persib
Secara pemasaran, mendatangkan mantan pemain PSG adalah langkah brilian.
Nama besar Kurzawa akan menarik atensi media internasional ke Persib, serupa dengan efek yang pernah ditimbulkan saat mendatangkan Michael Essien beberapa tahun lalu.
Meski gaya bermainnya lebih ofensif, Kurzawa memiliki kemampuan positioning dan kualitas umpan silang jauh di atas rata-rata pemain di liga Indonesia.
Poin yang patut diwaspadai adalah kebugaran Kurzawa. Musim lalu ia hanya mencatatkan sedikit penampilan di Boavista.
Tantangan bagi tim medis Persib adalah memastikan sang pemain siap bertanding dalam tensi tinggi Super League tanpa risiko cedera kambuhan.
Pengalaman Kurzawa di kompetisi Eropa (Champions League) akan sangat krusial saat Persib berhadapan dengan tim-tim kuat dari Asia Timur dan Timur Tengah di babak gugur ACL 2. (*)




