Trump Bentuk “PBB Versi Sendiri” Dewan Perdamaian : 60 Negara Diundang, Dunia Internasional Terbelah

erabaru.net
5 jam lalu
Cover Berita

ETIndonesia. Presiden Amerika Serikat Donald J. Trump menginisiasi pembentukan sebuah badan internasional baru yang disebut Board of Peace (Dewan Perdamaian), menyerukan sekitar 60 negara untuk bergabung dalam forum ini yang dirancang untuk menyelesaikan konflik global, dimulai dari konflik Gaza. Inisiatif ini telah memicu perhatian diplomatik luas dan diskusi panjang di berbagai ibu kota dunia.

Asal Usul dan Tujuan Inisiatif

Rencana pembentukan Board of Peace pertama kali diperkenalkan oleh Trump pada 15 Januari 2026, sebagai bagian dari strategi baru untuk mengelola konflik dan perdamaian global, terutama setelah perang panjang antara Israel dan Hamas di Gaza. Organisasi ini digambarkan sebagai badan multilateral yang dipimpin oleh Trump sebagai ketua seumur hidup, dengan mandat awal menangani transisi damai di Gaza dan kemudian diperluas ke wilayah konflik lain di dunia.

Menurut draf piagam yang beredar, badan ini akan:

Undangan kepada Negara-Negara Dunia

Sejak 17 Januari 2026, pemerintah AS telah mulai mengirimkan surat undangan resmi kepada sekitar 60 negara untuk bergabung dalam Board of Peace. Beberapa respons awal dari negara-negara yang diundang meliputi:

Struktur Keanggotaan dan Ketentuan Keuangan

Draf piagam yang diperoleh media internasional mengungkapkan bahwa status keanggotaan Board of Peace terdiri dari:

Dana yang dikumpulkan diproyeksikan digunakan untuk rekonstruksi Gaza dan program pembangunan jangka panjang di wilayah konflik lain, meski rincian alokasi dana belum diumumkan secara lengkap oleh pemerintah AS.

Hubungan dengan PBB dan Reaksi Komunitas Internasional

Langkah Trump membentuk Board of Peace datang setelah Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyetujui mandat perdamaian untuk Gaza hingga tahun 2027, sebuah resolusi yang memperoleh abstain dari Rusia dan Tiongkok.

Namun, inisiatif ini menuai kecaman dan keprihatinan dari sejumlah diplomat dan pemimpin dunia, dengan beberapa menilai bahwa:

Komentar dan Kritik

Para pengamat internasional juga mencatat bahwa Board of Peace:

Beberapa analis bahkan memperingatkan bahwa jika tidak dikelola dengan hati-hati, inisiatif ini bisa memperdalam polarisasi geopolitik dan berdampak negatif bagi kerja sama internasional yang lebih luas.

Kesimpulan:

 Inisiatif Board of Peace yang digagas Presiden Trump pada pertengahan Januari 2026 merupakan upaya baru dalam diplomasi global yang bertujuan menangani konflik mulai dari Gaza hingga potensi konflik lain di masa depan. Meskipun menawarkan visi alternatif untuk meredakan konflik, gagasan ini telah menarik tanggapan beragam dari negara-negara di seluruh dunia, dengan respons yang mencerminkan harapan dan kekhawatiran terhadap masa depan kerja sama multilateral di era pasca perang Gaza. (***)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kapolda Metro Jaya Rotasi Kasat Reskrim hingga Kapolsek, Ini Daftar Lengkapnya
• 21 menit laluokezone.com
thumb
Melihat Kondisi Riil Ekonomi China Melalui Bukti Nyata di Lapangan
• 3 jam laluliputan6.com
thumb
Daftar Tiga Saksi Ahli Meringankan Roy Suryo Cs di Kasus Ijazah Palsu, Semuanya Profesor
• 5 jam lalufajar.co.id
thumb
IHSG Perkasa saat Pasar Eropa dan Asia Anjlok, Analis Ingatkan Hal Ini
• 3 jam lalukatadata.co.id
thumb
MRT Jakarta Fase 2A, Harmoni Disiapkan Jadi Kawasan TOD Strategis
• 8 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.