Klaim Publik Puas Atas Penyelenggaraan Angkutan Nataru, Menhub Dudy Beberkan Buktinya

viva.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengklaim masyarakat sangat puas atas penyelenggaraan angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru (Nataru 2025/2026).

Hal tersebut disampaikan Dudy dalam Rapat Kerja bersama Komisi V DPR RI di Jakarta, Selasa, 20 Januari 2026.

Baca Juga :
Serpihan Pesawat ATR Ditemukan, Menhub Dudy Buka Crisis Center di Bandara Sultan Hasanuddin
22 Tahun Mengaspal, Transjakarta Ungkap Target Besar hingga 2030

"Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Pusat Studi Transportasi dan Logistik Universitas Gadjah Mada (Pustral UGM), indeks kepuasan masyarakat untuk penyelenggaraan angkutan Nataru 2025 dan Tahun Baru 2026 adalah sebesar 87,43 menyatakan sangat puas," ujar Dudy.

Adapun rincian indeks kepuasan masyarakat tersebut yakni sepeda motor dan mobil berada di angka sebesar 84,76, kereta api sebesar 93,38, dam angkutan penyeberangan sebesar 93,31. Kemudian bus sebesar 85,32, angkutan laut sebesar 88,09, dan angkutan udara berada di angka sebesar 88,98.

"Kementerian Perhubungan senantiasa melakukan evaluasi untuk melakukan perbaikan dari setiap penyelenggaraan event transportasi nasional termasuk pada penyelenggaraan angkutan Natal 2025 dan angkutan Tahun Baru 2026," kata Dudy.

Pada aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan antar moda, selain melakukan ramp check untuk memastikan kesiapan sarana, perbaikan juga perlu dilakukan spesifik pada semua moda yaitu moda transportasi darat melalui pemasangan kamera CCTV yang dapat mengukur volume to capacity ratio dan monitoring pemberlakuan Surat Keputusan Bersama (SKB) pembatasan angkutan barang.

Kemudian pada moda transportasi penyeberangan kaitannya dengan akses tiket dan pola waktu perjalanan pemudik, untuk moda transportasi laut terkait dengan tata kelola muatan penumpang.

Lalu moda perkeretaapian berkaitan dengan keamanan dan keselamatan termasuk pada perlintasan sebidang, dan pada moda transportasi udara terkait dengan optimalisasi bandara dan peningkatan kenyamanan dan kecepatan layanan.

Berkaitan dengan antisipasi cuaca ekstrem dan daerah rawan bencana, selain berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Kementerian Perhubungan juga melakukan berbagai langkah antisipatif untuk memastikan perjalanan masyarakat tetap aman dan berkeselamatan.

Selanjutnya evaluasi juga dilakukan dalam kaitannya dengan penyelenggaraan kuota dan layanan mudik gratis, penambahan sarana transportasi di simpul-simpul penyeberangan terpadat, evaluasi pemberlakuan SKB pengaturan lalu lintas dan penyeberangan, penambahan fasilitas umum di simpul transportasi, dan penyamaan terminologi pada periode pelaksanaan posko angkutan Nataru dengan berbagai pemangku kepentingan terkait. (Ant)

Baca Juga :
Garuda Indonesia Group Angkut 1,5 Juta Penumpang di Peak Season Nataru 2025-2026
31 Persen Orang Indonesia Curhat ke AI kalau Lagi Sedih
Layanan SMS Telkomsel Alami Lonjakan selama Nataru

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
China Gerah Diseret-seret Trump Masuk Sengketa Greenland
• 22 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Lemdiklat Polri Buka Sespimti Dikreg Ke-35 dan Sespimmen Dikreg Ke-66
• 49 menit laludetik.com
thumb
Prabowo Cabut Izin PT Toba Pulp Lestari Tbk!
• 4 jam lalurepublika.co.id
thumb
Ignasius Jonan Akan Bersaksi di Sidang Anak Riza Chalid, Ahok Berhalangan
• 14 jam laludetik.com
thumb
Berbeda Arah dengan Bursa Dunia, IHSG Dibuka Menguat
• 11 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.