JAKARTA, KOMPAS.com - Pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Sarinah di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, saat ini masih berlangsung.
Pantauan Kompas.com di lokasi, Selasa (20/1/2026), dua sisi badan JPO tampak sudah dipasangi atap. Atap berwarna terang tersebut melekat pada rangka di badan jembatan.
JPO tersebut sudah tersambung dengan Halte Transjakarta MH Thamrin, tetapi belum tampak ada pembangunan tangga di sisi kanan dan kiri jembatan.
Baca juga: Pro dan Kontra JPO Sarinah, Masih Dibutuhkan atau Tidak?
Di bawah badan JPO, pada dua sisi trotoar yang saling berseberangan, tampak area yang ditutup menggunakan pembatas berlapis plastik biru bertuliskan “Menyongsong 5 Abad Jakarta”.
Sementara itu, dari lantai 2 Halte Transjakarta MH Thamrin, terlihat sejumlah pekerja melakukan pengelasan di beberapa titik pada tiang yang menghubungkan badan dan atap JPO.
Berdasarkan keterangan yang tertera di lantai 2 halte, JPO Sarinah nantinya akan menghubungkan Kantor Bawaslu RI, Menara Topas, Gedung Jaya, serta Jalan KH Wahid Hasyim di sisi barat.
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, menyampaikan bahwa JPO Sarinah ditargetkan rampung bulan ini.
"(Pengerjaan pembangunan) Selesai akhir Januari dan akan beroperasi setelah itu," ujar Ayu saat dihubungi Kompas.com, Selasa.
Baca juga: Warga Penghuni TPU Kebon Nanas Kena SP2 karena Tak Kunjung Pindah
Sebelumnya, Direktur Utama PT Transjakarta, Welfizon Yuza mengatakan, JPO Sarinah akan terintegrasi dengan moda Transjakarta.
“JPO Sarinah akan berfungsi sebagai opsi tambahan yang terintegrasi dengan moda transportasi publik,” ujar Welfizon pada Sabtu (10/1/2026).
Menurut Welfizon, pembangunan kembali JPO Sarinah dilakukan untuk memberikan pilihan penyeberangan yang aman dan nyaman, terutama bagi penyandang disabilitas, lansia, dan ibu hamil.
Meskipun begitu, Welfizon memastikan pembangunan JPO tidak akan menghilangkan fasilitas penyeberangan yang sudah ada.
Pelican crossing di kawasan Sarinah tetap beroperasi seperti biasa.
Dengan begitu, masyarakat memiliki dua pilihan untuk menyeberang, yakni melalui JPO atau pelican crossing di permukaan jalan.
Baca juga: Tak Ada Tanda Kekerasan pada Jasad Pria di Kali Pulomas
“Pelican crossing tetap beroperasi normal. JPO Sarinah menjadi pilihan tambahan yang terhubung dengan transportasi publik,” ujarnya.
Welfizon juga menyebut bahwa JPO Sarinah akan dilengkapi lift agar lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas bisa menyeberang dengan lebih aman.
“Fokus utama kami adalah memastikan kelompok disabilitas, lansia, dan ibu hamil memiliki fasilitas yang aman dan nyaman untuk menyeberang di kawasan padat tersebut melalui penyediaan lift,” tuturnya.
Menurut Welfizon, fasilitas lift sengaja disiapkan agar kelompok rentan dapat menyeberang dengan aman, mengingat kawasan MH Thamrin memiliki lalu lintas yang padat.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


