Indonesia Diharapkan Bisa Berperan Cegah Perang Dunia Ketiga

jpnn.com
3 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menyebut Indonesia sebagai negara yang menganut politik luar negeri bebas aktif bisa berperan strategis mendorong stabilitas dan perdamaian dunia. 

Hal dikatakan Dave saat ditanya awak media soal pernyataan Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang bilang perang dunia ketiga bisa saja terjadi.

BACA JUGA: SBY Ungkap Potensi Perang Dunia, Legislator Singgung Peran Menlu Bicara Isu Perdamaian

Menurut Dave, Indonesia bisa melakukan diplomasi multilateral melalui forum PBB, ASEAN, dan G20 untuk mencegah perang dunia ketiga. 

"Dengan menekankan pentingnya dialog terbuka antarnegara guna meredakan ketegangan dan mencegah konflik berskala besar," kata dia kepada awak media, Selasa (20/1). 

BACA JUGA: Serangan AS ke Iran Dinilai Bisa Memicu Perang Dunia Ketiga

Selain itu, kata Dave, Indonesia bisa meningkatkan kapasitas diplomasi pertahanan dan keamanan demi mencegah perang dunia ketiga.

Misalnya, Indonesia bisa berkontribusi lebih nyata dalam misi perdamaian dunia sekaligus menjaga stabilitas kawasan Indo-Pasifik.

BACA JUGA: China Bersumpah Akan Mencegah Kebangkitan Militer Jepang, Ungkit Perang Dunia II

"Langkah ini tidak hanya memperkuat posisi Indonesia sebagai aktor regional yang berpengaruh, tetapi juga menegaskan komitmen bangsa terhadap perdamaian global," lanjut Dave.

Berikutnya, kata legislator fraksi Golkar itu, Indonesia bisa memperkuat kerja sama ekonomi dan energi bersama mitra strategis demi menekan potensi konflik. 

Menurutnya, hubungan yang erat dalam bidang perdagangan, investasi, dan transisi energi akan menjadi instrumen penting dalam membangun stabilitas jangka panjang. 

"Diplomasi budaya dan penguatan hubungan antarbangsa melalui people-to-people contact juga perlu digalakkan, karena kedekatan masyarakat lintas negara akan menjadi fondasi kokoh bagi terciptanya perdamaian yang berkelanjutan," ujar Dave.

Komisi I, kata dia, menegaskan bahwa Indonesia harus konsisten memainkan peran sebagai jembatan komunikasi dan mediator dalam percaturan global.

"Dengan mengedepankan diplomasi yang tegas, berimbang, serta berorientasi pada kepentingan nasional," katanya.

Sebelumnya, SBY mengungkap kekhawatiran soal potensi pecah perang dunia ketiga apabila tak ada pihak yang mencegah.

"Sangat mungkin perang dunia ketiga terjadi, meskipun, saya tetap percaya hal yang sangat mengerikan ini bisa dicegah," kata dia melalui X akun @SBYudhoyono dikutip Selasa (20/1).

SBY menilai situasi global saat ini seperti kondisi dunia sebelum pecah perang dunia pertama pada 1914 dan kedua saat 1939.

"Misalnya, munculnya pemimpin-pemimpin kuat yang haus perang, terbentuknya persekutuan negara yang saling berhadapan, pembangunan kekuatan militer besar-besaran termasuk penyiapan ekonomi dan mesin perangnya, serta geopolitik yang benar-benar panas," ujar dia. (ast/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... DPP PUI & Dave Laksono Bertemu untuk Bahas Isu Kemerdekaan Palestina


Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Aristo Setiawan


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Jaksa Agung Minta DPR Tambah Anggaran Kejaksaan Rp 7,49 Triliun
• 3 jam laluliputan6.com
thumb
Gelar Ratas dari Inggris, Prabowo Bahas Penertiban Kawasan Hutan
• 20 jam lalubisnis.com
thumb
Pegawai Dapur MBG Dibegal Kawanan Bandit, Motor Raib Dibawa Kabur
• 5 jam laluokezone.com
thumb
Ada Titik Terang! Ini Kabar Terbaru Soal Kenaikan Gaji PNS
• 13 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Potensi Cuaca Ekstrem Mengintai Indonesia bagian Selatan pada 20-26 Januari 2026
• 5 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.