TANGSEL, DISWAY.ID – Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, mengecam keras tindakan pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang oknum guru terhadap sejumlah murid di salah satu Sekolah Dasar Negeri (SDN) di kawasan Serpong.
Ben mengatakan, tindakan bejat itu mencederai pendidikan di Wilayah Tangsel.
BACA JUGA:49 Sekolah Swasta Gratis di Kota Depok Program RSSG SMP-MTs, Pendaftaran Dibuka Juni 2026
BACA JUGA:Mabes Polri Hormati Hasil Putusan MK yang Tolak Uji Materi UU Rangkap Jabatan Polisi Aktif
Benyamin menambahkan bahwa pengkhianatan terhadap dunia pendidikan dan tidak bisa ditoleransi dengan alasan apa pun. Ia memastikan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel akan mengambil langkah tanpa kompromi terhadap oknum guru tersebut. Selain proses pidana, sanksi administratif berat telah menanti pelaku.
"Saya mengutuk keras tindakan ini. Ini adalah perbuatan yang sangat keji dilakukan di lingkungan pendidikan. Saya sudah instruksikan untuk memberikan sanksi paling tegas sesuai aturan kepegawaian, dan kita pastikan yang bersangkutan tidak lagi memiliki tempat di lingkungan sekolah kita," ujar Benyamin di Serpong, Selasa, 20 Januari 2026.
Ia juga menegaskan bahwa Pemkot Tangsel mendukung penuh langkah kepolisian untuk menyeret pelaku ke meja hijau.
"Kami serahkan sepenuhnya kepada penegak hukum. Saya minta kasus ini diproses seadil-adilnya. Kami akan kawal sampai tuntas agar para korban mendapatkan keadilan yang layak," tambahnya.
BACA JUGA:Sampah Tak Terurus, Pilar Saga Gak Kepikiran Nyalon di Pilkada 2029
BACA JUGA:Polisi Bekuk Oknum Guru yang Diduga Lecehkan Belasan Murid di SDN Tangsel!
Merespons kejadian ini, Benyamin pun mengeluarkan instruksi khusus kepada Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan untuk segera melakukan langkah preventif dan evaluasi menyeluruh. Ia meminta agar tidak ada lagi ruang gelap di sekolah yang luput dari pengawasan.
"Saya instruksikan Kepala Dinas Pendidikan untuk segera mengaudit sistem pengawasan di seluruh sekolah. Pastikan setiap sudut sekolah terpantau dan tidak ada celah bagi oknum untuk melakukan tindakan menyimpang. Saya ingin ada evaluasi berkala terhadap rekam jejak dan perilaku tenaga pendidik kita," tegas Benyamin.
Selain pengawasan fisik, ia juga meminta Dinas Pendidikan untuk memperkuat pembekalan moral dan integritas bagi para guru.
BACA JUGA:Tangsel Mulai Kirim Sampah ke Kota Serang, Solusi Darurat Krisis TPA Cipeucang
"Dinas Pendidikan harus memastikan bahwa guru bukan hanya sekadar pengajar, tapi benar-benar menjadi pelindung. Saya tidak mau lagi mendengar ada laporan terlambat atau ditutup-tutupi. Jika ada indikasi, langsung tindak dan laporkan," lanjutnya.
- 1
- 2
- 3
- »





