Bertemu Royal Foundation, Menhut Dorong Penguatan Hutan Adat

metrotvnews.com
8 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menegaskan komitmen Indonesia dalam menjaga keanekaragaman hayati dunia melalui penguatan hutan adat, perlindungan satwa liar, serta pemberantasan kejahatan satwa. Hal tersebut disampaikan dalam Lunch Meeting with The Royal Foundation yang berlangsung di London, Inggris.

“Pengakuan hutan adat memberdayakan masyarakat adat dan komunitas lokal sebagai garda terdepan penjaga keanekaragaman hayati,” ujar Raja Juli dalam keterangan tertulis, Selasa, 20 Januari 2026.
 

Baca Juga :

Tim SAR Sisir Lokasi Berdasarkan Koordinat Korban ATR 42-500

Ia menegaskan pengakuan hutan adat menjadi salah satu pilar utama strategi konservasi nasional. Kebijakan tersebut dinilai mampu memperkuat peran masyarakat adat dan komunitas lokal dalam menjaga ekosistem serta keberlanjutan lingkungan.

“Sepanjang tahun 2025, kemajuan nyata telah dicapai, dengan sejumlah unit hutan adat yang sedang melalui tahapan penetapan, konsolidasi, verifikasi, hingga pengesahan hukum,” jelas Raja Juli.

Selain penguatan hutan adat, pemerintah juga berfokus pada upaya pengurangan konflik antara manusia dan satwa liar, khususnya konflik manusia dan gajah di wilayah Sumatra. Di sisi lain, Indonesia terus memperkuat langkah pemberantasan kejahatan satwa liar melalui peningkatan patroli di habitat kritis serta pengawasan di bandara dan pelabuhan.

“Kami juga telah menandatangani nota kesepahaman dengan Asosiasi E-Commerce Indonesia untuk mencegah perdagangan ilegal flora dan fauna dilindungi melalui sistem elektronik,” kata Raja Juli.


Menhut Raja Antoni dan Direktur Eksekutif The Royal Foundation of The Prince and Princess of Wales, Dr. Tom Clements. Foto: Dok. Tim Menhut Raja Antoni.

Diketahui, Raja Juli Antoni dijadwalkan mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam Peusangan Elephant Conservation Initiative (PECI) Breakfast Discussion bersama Raja Charles III pada 21 Januari 2026. Sebelumnya, Raja Juli turut menyambut kedatangan Presiden Prabowo di London pada 18 Januari 2026.

The Royal Foundation merupakan lembaga filantropi berbasis di Inggris yang didirikan oleh Pangeran William dan Catherine, Princess of Wales. Lembaga ini mendukung berbagai inisiatif global di bidang pelestarian lingkungan, aksi iklim, kesehatan mental, serta pemberdayaan masyarakat melalui kemitraan strategis yang berkelanjutan dan berdampak luas. 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
10 Buah Meteran PDAM Milik Warga Lamongan Raib Digondol Maling dalam Semalam
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Brooklyn Beckham Buka-bukaan soal Konflik Keluarga, Tegaskan Tak Mau Berdamai
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Puskapol UI Beri Masukan dan Catatan Buat RUU Pemilu, Soroti Marak Politik Uang
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Rahasia Kulit Awet Muda Angelina Jolie di Usia 50 Tahun Terbongkar! Cuma 4 Rutinitas Sederhana Ini
• 2 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Pakar Hukum Minta Tidak Ada Konflik Kepentingan dalam Pembahasan RUU Perampasan Aset
• 12 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.