Pakar Hukum Minta Tidak Ada Konflik Kepentingan dalam Pembahasan RUU Perampasan Aset

kompas.tv
6 jam lalu
Cover Berita
Ilustrasi RUU Perampasan Aset. (Sumber: Envato/Johnstocker)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pakar hukum Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Universitas Trisakti Yenti Garnasih meminta Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menghindari konflik kepentingan dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset. 

"Mohon tidak ada lagi konflik kepentingan, tidak ada lagi ingin melindungi kelompok-kelompok tertentu," katanya dalam program Sapa Indonesia Pagi KompasTV, Selasa (20/1/2026). 

"Tetapi yang harus dilindungi adalah bagaimana aset hasil kejahatan, terutama korupsi, itu bisa segera ditelusuri, termasuk nanti di sini ada pengelolaan aset."

Ia juga meminta RUU Perampasan Aset segera diundangkan untuk menurunkan kasus korupsi di Indonesia. 

"Kemungkinan mereka (koruptor) itu takut korupsi kalau Asset Recovery Act (RUU Perampasan Aset) ini segera disahkan, karena pembahasannya sudah lama sekali," ujarnya. 

Baca Juga: Soal RUU Perampasan Aset, Pakar Hukum Sebut Pemikiran dan Kajian Sudah Ada Sejak 2005

Menanggapi hal itu, anggota Komisi III DPR RI Fraksi Golkar, Soedeson Tandra yakin Komisi III DPR, termasuk fraksinya, meletakkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan yang lain. 

"Jadi, politik hukum dari Partai Golkar itu adalah untuk kepentingan bangsa dan negara," ucapnya. 

Ia menegaskan perampasan aset yang akan diatur dalam RUU Perampasan Aset akan menggunakan asas proporsionalitas. 

"Artinya, aset yang dirampas itu harus berbanding lurus dengan kerugian yang diderita. Tidak akan merampas sesuatu yang berlebihan," ujarnya.

Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Tito-Dirhantoro

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • perampasan aset
  • ruu perampasan aset
  • ruu
  • dpr
  • komisi 3 dpr
Selengkapnya


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Viral! Masjid Baret Merah Kopassus Bintang 4, Mendadak Ramai Diserbu Warga
• 2 jam laluokezone.com
thumb
Polling kumparan: 56,2% Pembaca Anggap Penting Sertifikasi Halal Produk Kopi
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
BMKG: Hujan Masih Dominasi Cuaca Indonesia Hari Ini
• 13 jam lalurepublika.co.id
thumb
BMKG Peringatkan Rob dan Cuaca Ekstrem di 20 Wilayah Jawa Tengah
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pasca OTT KPK, Balai Kota Madiun Lengang; Wawali dan Sekda Tak Berada di Tempat
• 6 jam lalurealita.co
Berhasil disimpan.