Dedi Mulyadi Ingin Cek Tambang di Margaasih yang Dinilai Berpotensi Bencana, sang Gubernur Beri Pernyataan Tegas Ini

grid.id
2 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Dedi Mulyadi menugaskan Satpol PP dan Dinas ESDM untuk mengecek tambang di Margaasih yang dinilai berpotensi bencana. Gubernur Jawa Barat itu memberi pernyataan tegas jika menemui sesuatu yang berbahaya.

Dedi Mulyadi kembali menyorot aktivitas pertambangan yang berlokasi di Kampung Cikuya, desa Lagadar, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung. Bukan tanpa alasan, ia menilai lokasi penambangan itu berpotensi mendatangkan bencana.

SebAb, berkaca dari peristiwa yang sudah terjadi di lokasi tambang lain, Gubernur Jawa Barat itu tidak mau bencana longsor dan semacamnya terulang lagi. Hal itu yang membuat Dedi Mulyadi menugaskan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) dan Dinas ESDM untuk melakukan pengecekan.

Pengecekan dilakukan di lokasi tambang terkait. Dedi pun menegaskan bahwa dirinya tidak akan berkompromi dengan aktivitas tambang yang bisa menimbulkan potensi bencana.

"Saya sudah terima informasi itu. Kepala Satpol PP dan Kepala Dinas ESDM Jawa Barat, sudah saya minta agar mereka segera turun lapangan langsung," ucap Dedi, dikutip dari Tribun Jabar.

Legalitas Bukan Satu-satunya Alasan

Dedi Mulyadi juga menekankan bahwa legalitas tambang bukan satu-satunya alsan dirinya ingin melakukan pengecekan. Sebab, apabila pertambangan legal namun berpotensi membahayakan, ia akan tetap menindak tegas.

"Andaikata kegiatan tersebut mengantongi izin (legal), tetapi dalam kajiannya memiliki potensi dampak bencana bagi lingkungan sekitar, saya tetap meminta untuk dihentikan," ujar Dedi, dikutip dari Kompas.com.

Guna mengantisipasi kerusakan lingkungan yang lebih masif, ia lantas meminta kolaborasi antara pemerintah daerah dan perangkat desa. Dedi pun mendesak Bupati Bandung, camat, hingga kepala desa untuk lebih proaktif dalam mengawasi wilayahnya masing-masing.

"Masyarakat dan aparatur setempat, mulai dari Kepala Desa hingga Bupati, harus bersinergi dalam menangani peristiwa yang mengancam kelestarian alam. Jangan sampai ada pembiaran terhadap aktivitas yang memiliki risiko bencana," ujar Dedi.

Kepala Satpol PP Jawa Barat, Tulus Arifan mengatakan bahwa pihaknya bersama Dinas ESDM Jawa Barat saat ini sudah ke lokasi penambangan. Bahan informasi serta keterangan lain sedang dikumpulkan.

 

"Tim kami dan Dinas terkait saat ini masih di lapangan, sedang proses mengumpulkan bahan dan keterangan," ujar Tulus.

Berkaitan dengan kelestarian lingkungan dan keselamatan warga, Dedi Mulyadi menugaskan Satpol PP dan Dinas ESDM untuk mengecek tambang di Margaasih. Gubernur Jawa Barat itu tak tanggung-tanggung akan menutup tambang jika dinilai berbahaya dan berpotensi bencana. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Polisi Periksa 7 Saksi Terkait Makam di Serang Dibongkar, Tulang Belulang Dicuri
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
49 Sekolah Swasta Gratis di Kota Depok Program RSSG SMP-MTs, Pendaftaran Dibuka Juni 2026
• 4 jam laludisway.id
thumb
Zodiak Sering Bermasalah dalam Percintaan: Taurus Kaku, Gemini Ragu
• 23 jam lalugenpi.co
thumb
2 Opsi Evakuasi Jenazah yang Diduga Korban Pesawat ATR 42-500, Lewat Maros dan Pangkep
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
Waspada Perang Dunia III, SBY Desak PBB Gelar Sidang Darurat
• 9 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.