Daftar Tunggu Haji di Indonesia Hampir 5,7 Juta Orang, Ini Provinsi Terbanyak

harianfajar
2 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, JAKARTA– Daftar Tunggu Haji Indonesia kian panjang. Saat ini antrean haji reguler sudah mencapai sekitar 5.691.000 orang atau hampir 5,7 juta orang.

Dari jumlah tersebut, hampir 12 persen atau 677 ribu di antaranya merupakan jemaah haji lansia.

“Mereka adalah jamaah yang berusia minimal 65 tahun,” terangnya saat Diklat Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2026 di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta Timur, Selasa 20 Januari 2026.

Sementara itu, Jawa Timur menjadi Provinsi dengan daftar tunggu terbanyak, yakni mencapai 1,12 juta orang atau nyaris seperlima dari total daftar tunggu haji Se-Indonesia.

Sehingga, hal tersebut juga jadi salah satu faktor yang membuat Jawa Timur menjadi provinsi dengan jumlah kuota calon jamaah haji reguler terbanyak di tahun ini.

Berdasarkan keputusan Menteri Haji dan Umrah Nomor 6 Tahun 2025 tentang Kuota Haji Reguler 1447 H, jumlah jamaah haji reguler Indonesia mencapai 203.320 orang.

Dari jumlah itu, Jawa Timur mengirim sebanyak 42.409 jamaah haji reguler atau 20,85 persen dari total jamaah Se-Indonesia.

Sebanyak 42.409 jamaah haji reguler itu terbagi dalam 4 jenis jamaah. Pertama, 39.963 jamaah haji sesuai antrean, lalu 2.120 kuota prioritas lansia setara 5 persen.

Ketiga, 105 pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), dan keempat adalah 221 orang petugas haji daerah (PHD).

Hasan menambahkan, kuota haji prioritas lansia jumlahnya 5 persen dari kuota haji reguler tiap provinsi. Mereka akan diurutkan berdasarkan usia tertua hingga termuda dalam kuota tersebut.

“Syaratnya, sudah mendaftar haji minimal lima tahun. Karena itu, jamaah lansia tidak perlu mengajukan untuk jadi prioritas,” tambah Hasan.

Selama usianya masuk daftar urut kuota, yang bersangkutan hampir dipastikan berangkat. Tinggal mengecek kondisi kesehatannya, apakah memenuhi syarat istitho’ah kesehatan atau tidak.

Khusus Sulsel, data sementara, daftar tunggu haji Sulsel lebih dari 249.000 jemaah. Kabupaten Bantaeng terlama (49 tahun) dan Luwu tersingkat (24 tahun). Sementara kuota pemberangkatan Sulsel yakni 9.670 jemaah di tahun 2026. (jp/*)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kronologi Penemuan Korban Kedua Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Maros, Jasad Korban Berada di Lokasi Ekstrem
• 3 jam lalugrid.id
thumb
Emiten Hapsoro (BUVA) Rancang Rights Issue 50 Miliar, Sahamnya Meroket!
• 1 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Halaman Depan SDN Kokap Kembali Longsor, Dua Bangunan Rata dengan Tanah
• 2 jam lalutvrinews.com
thumb
Cara Cek Rasionalisasi SNBP 2026 Agar Tidak Salah Pilih Jurusan
• 13 jam lalusuara.com
thumb
Teror Bondet Guncang Puspo Pasuruan, Rumah Pemuda Dilempari Bom Ikan di Tengah Malam
• 3 jam laluberitajatim.com
Berhasil disimpan.