JAKARTA, DISWAY.ID-- Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menyampaikan status kepegawaian BGN di setiap satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG).
Ia menyebut bahwa sebanyak 2080 pegawai sudah melakukan rekrutmen dan tes untuk PPPK tahap 1 sebanyak 2080 yang sudah menjadi ASN terhitung mulai tanggal 1 Juli 2025.
BACA JUGA:BNI Dorong UMKM Manfaatkan AI, Perkuat Daya Saing Digital hingga Ekspor
BACA JUGA:Komisi X DPR Tegaskan Rekonstruksi Sekolah Bencana Jangan Ambil Dana Revitalisasi
Sedangkan, kata Dadan, pada tahap 2, BGN sudah melakukan seleksi sebanyak 32.000 orang.
Dimana, 31.250 itu khusus adalah kepala SPPG yang dididik melalui program sarjana penggerak. Selain itu, BGN juga membuka untuk umum sebanyak 750.
"Diisi oleh akuntan sebanyak 375 dan tenaga gizi sebanyak 375," katanya kepada wartawan, Selasa, 20 Januari 2026.
BACA JUGA:Debut Manis! Raymond/Nikolaus Langsung Tembus 16 Besar Indonesia Open 2026
BACA JUGA:Indonesia-Pakistan Pererat Kerja Sama di Bidang Kesehatan, Sistem Jaminan Kesehatan Nasional dan UHC Dipuji
Dadan mengatakan bahwa mereka yang sudah melalukan pendaftaran dan tes, akan mulai menjadi PPPK pada 1 Febuari 2026 nanti.
"Kemudian mereka sekarang dalam tahap pengisian daftar riwayat hidup dan nomor induk pppk diperkirakan mereka akan jadi PPPK mulai pada 1 februari 2026," ucapnya.
Dalam hal ini, BGN juga sudah melalukan koordinasi dengan Kemen PANRB untuk melakukan seleksi tahap 3 dan 4 juga akan dibuka secara umum.




