Disdik Jakarta Terbitkan SE Pembatasan Gawai di Sekolah, Siswa Boleh Bawa HP tapi Dikumpulkan

liputan6.com
2 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Dinas Pendidikan DKI Jakarta resmi menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor e-0001/SE/2026 tentang Pemanfaatan Gawai dengan Bijak di Lingkungan Satuan Pendidikan. Kebijakan tersebut diumumkan pada Senin (19/1/2026) dan berlaku di seluruh satuan pendidikan di Jakarta.

Melalui surat edaran ini, Disdik DKI Jakarta mengatur mekanisme penggunaan gawai di sekolah guna menekan distraksi digital yang dinilai berpotensi mengganggu kualitas kognitif serta ketenangan psikologis peserta didik.

Advertisement

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana, mengatakan kebijakan tersebut bertujuan mendorong penggunaan gawai secara bijak. Pemanfaatan gawai dibatasi selama jam sekolah berlangsung, dengan sejumlah pengecualian.

“Pembatasan tersebut diberlakukan dengan pengecualian pada kondisi khusus sesuai kebutuhan pembelajaran dan pada tempat yang telah ditentukan oleh satuan pendidikan,” kata Nahdiana dalam keterangannya, Selasa (20/1/2026).

Ia menegaskan, keberhasilan kebijakan ini membutuhkan dukungan orang tua dan masyarakat. Pasalnya, durasi anak berada di lingkungan sekolah relatif terbatas.

“Mengingat anak berada di lingkungan satuan pendidikan hanya untuk beberapa jam dalam sehari,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan, Disdik DKI Jakarta mendorong orang tua membuat kesepakatan bersama anak terkait penggunaan gawai di rumah agar kebiasaan positif dapat terbentuk secara konsisten.

Selain itu, Disdik melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari organisasi profesi guru dan kepala sekolah, komunitas literasi digital, hingga komunitas pendidikan. Kolaborasi ini dilakukan untuk membangun budaya penggunaan gawai yang sehat dan memastikan kebijakan berjalan berkelanjutan.

“Kebijakan ini merupakan bentuk komitmen kita bersama dalam menjaga kualitas kognitif siswa-siswi, mengembalikan fokus belajar di ruang kelas, serta merajut kembali interaksi sosial yang nyata di Satuan Pendidikan DKI Jakarta,” kata Nahdiana.

 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Membedah Tingginya Angka Rabun Jauh Anak di Perkotaan
• 9 jam laluliputan6.com
thumb
Kawasan Glodok Diyakini Bakal Datangkan Wisatawan yang Enggak Kalah sama Malaka di Malaysia
• 4 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Brooklyn Beckham Ungkap Konflik dengan Orang Tua
• 53 menit lalubeautynesia.id
thumb
KPK Sita Rp 550 Juta Terkait Kasus Pemerasan Dana CSR Walkot Madiun
• 33 menit laludetik.com
thumb
Ekuitas Tembus Rp127 Miliar, JMAS Lampaui Batas Modal Minimum Jelang Akhir 2026
• 4 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.