Pertamina Patra Niaga Raih Rating ESG A, Perkuat Komitmen Keberlanjutan Menuju NZE 2060

republika.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga terus memperkuat komitmennya dalam penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) secara konsisten di seluruh lini bisnis. Komitmen tersebut kembali mendapat pengakuan internasional dengan diraihnya Rating ESG A dari MSCI ESG Research LLC (MSCI) berdasarkan hasil penilaian per Desember 2025, lebih baik dari tahun sebelumnya dengan skor BBB.

 

Penilaian MSCI dilakukan melalui pendekatan industry-adjusted ESG risk assessment, di mana kinerja ESG perusahaan dibandingkan secara spesifik dengan perusahaan sejenis dalam industri yang sama. Untuk tujuan tersebut, MSCI menggunakan Global Industry Classification Standard (GICS), sistem klasifikasi industri global yang dikembangkan oleh MSCI dan S&P Global, sebagai dasar penentuan isu ESG utama, bobot penilaian, serta tolok ukur pembanding antar perusahaan (peer benchmarking).

 

.rec-desc {padding: 7px !important;} Berdasarkan klasifikasi GICS, Pertamina Patra Niaga termasuk dalam industri Oil & Gas Refining & Marketing, sebuah sektor yang memiliki eksposur signifikan terhadap risiko dan peluang ESG, khususnya terkait isu lingkungan, keselamatan, tata kelola, serta hubungan dengan masyarakat. Dalam konteks ini, MSCI menetapkan sejumlah isu ESG kunci yang menjadi fokus utama penilaian bagi perusahaan di sektor tersebut.

 

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, menegaskan komitmen perusahaan dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) sebagai bagian dari strategi bisnis jangka panjang. Komitmen tersebut tercermin dalam upaya berkelanjutan perusahaan untuk menjalankan operasional yang bertanggung jawab, memperkuat tata kelola perusahaan, serta menghadirkan nilai tambah bagi lingkungan dan masyarakat di seluruh wilayah operasional.

 

Implementasi Aspek Environmental tercermin dalam produk-produk Pertamina Patra Niaga yang ramah lingkungan seperti Sustainable Aviation Fuel dan Pertamax Green, penerapan Aspek Social diimplementasikan dalam pelaksanaan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat serta mendapatkan predikat PROPER (Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup), serta penerapan Aspek Governance melalui evaluasi dan perbaikan tata kelola perusahaan.

 

“Penerapan praktik ESG di seluruh lini bisnis merupakan prioritas utama kami dalam mewujudkan perusahaan energi bertaraf global. Hal ini kami jalankan melalui pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab, mendistribusikan produk yang lebih ramah lingkungan, serta kontribusi sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Mars Ega.

 

Direktur Perencanaan dan Pengembangan Bisnis Pertamina Patra Niaga, Harsono Budi Santoso sebagai direktur pelaksana program dan inisiatif ESG menyampaikan bahwa capaian Rating ESG A ini mencerminkan konsistensi dan komitmen perusahaan dalam menjalankan transformasi bisnis yang berkelanjutan.

 

“Skor rating ESG A menjadi indikator penting dari komitmen kami dalam mengelola lingkungan dan sosial secara bertanggung jawab. Kami mengapresiasi dukungan seluruh pemangku kepentingan yang telah menjadi bagian dari perjalanan ini, sekaligus menjadikan pencapaian ini sebagai pendorong untuk terus melahirkan program-program inovatif di masa mendatang,” ungkapnya.

 

Dalam hasil MSCI ESG Rating 2025, kinerja Carbon Emissions Pertamina Patra Niaga mencatat capaian yang sangat kuat dengan skor maksimal 10 (best in class) dan berada di kuartil teratas dibandingkan perusahaan sejenis di industri Oil & Gas Refining, Marketing, Transportation & Storage. Perusahaan berhasil mempertahankan skor sempurna tersebut, konsisten dengan capaian pada tahun sebelumnya.

 

"Capaian ini didukung oleh intensitas karbon Pertamina Patra Niaga yang secara signifikan lebih rendah dibandingkan rata-rata industri sejenis, dengan estimasi sekitar 97% lebih rendah dibandingkan industri sejenis," tambahnya.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
KPK Resmi Tahan Wali Kota Madiun dan Bupati Pati, Uang yang Disita Capai Rp3 Miliar
• 6 jam lalufajar.co.id
thumb
[FULL] Gubernur NTT Update Pencarian WN Spanyol Korban Kapal Tenggelam: Pencarian Diperpanjang
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
4 Tahun InJourney Perkuat Ekosistem Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan
• 19 jam laludetik.com
thumb
Viral! Masjid Baret Merah Kopassus Bintang 4, Mendadak Ramai Diserbu Warga
• 11 jam laluokezone.com
thumb
SKK Migas dan PetroChina Mulai Program Pengeboran 2026 di WK Jabung, Sumur NEB-85ST Jadi Tajak Pertama
• 14 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.