Saham BLUE Masuk Radar UMA, Proses Akuisisi Dragonmine Masih Berjalan

idxchannel.com
3 jam lalu
Cover Berita

Dalam sepekan, saham BLUE tercatat melonjak 52,78 persen.

Saham BLUE Masuk Radar UMA, Proses Akuisisi Dragonmine Masih Berjalan (Foto: dok Freepik)

IDXChannel - Pergerakan saham PT Berkah Prima Perkasa Tbk (BLUE) menjadi sorotan setelah mencatatkan lonjakan harga signifikan hingga masuk dalam radar Unusual Market Activity (UMA) Bursa Efek Indonesia (BEI).

Dalam sepekan, saham BLUE tercatat melonjak 52,78 persen. Penguatan tajam terjadi pada Senin (19/1/2026), di mana saham BLUE melesat 22,88 persen ke level Rp5.075 dan menyentuh auto reject atas (ARA).  

Baca Juga:
Dragonmine Mining Hong Kong Berencana Akuisisi Berkah Prima, Saham BLUE ARA Sepekan 

Kenaikan harga berlanjut pada Selasa (20/1/2026) dengan penguatan 2,96 persen ke Rp5.225 mengabaikan peringatan UMA.

Menanggapi lonjakan tersebut, manajemen BLUE menyampaikan, proses negosiasi rencana pengambilalihan saham perseroan oleh Dragonmine Mining Hong Kong Limited masih berlangsung. 

Baca Juga:
Blueprint (BLUE) Bakal Diambil Alih Dragonmine Mining

Hingga saat ini, belum terdapat kesepakatan final dengan para pemegang saham BLUE yaitu Herman Tansri, Siek Agung Guntoro, Fadjar Tasrif, Rudy Tasrif, serta PT Cetak Biru Kapital.

“Proses akuisisi masih dalam tahap due diligence dan negosiasi untuk pembuatan perjanjian yang mengikat,” ujar manajemen dalam keterbukaan informasi, Selasa (20/1/2026).

Baca Juga:
Disorot BEI Soal Rencana Akuisisi Dragonmine Hong Kong, BLUE Angkat Bicara

Dragonmine Mining Hong Kong Limited merupakan perusahaan yang berdomisili di Harcourt Road, Central, Hong Kong, dengan kegiatan usaha yang mencakup investasi, pengelolaan investasi, serta jasa advisory atau konsultasi.

Perseroan menegaskan, pengumuman resmi dimulainya negosiasi akuisisi telah disampaikan kepada publik pada 4 November 2025, sesuai dengan ketentuan POJK No. 9 Tahun 2018 tentang pengambilalihan perusahaan terbuka.

Selama proses negosiasi berlangsung, Dragonmine tidak memiliki rencana untuk melakukan delisting saham BLUE, melikuidasi perseroan, maupun mengubah status BLUE menjadi perusahaan tertutup.

Apabila proses akuisisi tersebut berhasil diselesaikan, Dragonmine selaku calon pengendali baru berencana untuk mensinergikan kegiatan usahanya dengan BLUE, dengan menjadikan emiten tersebut sebagai anak perusahaan dalam kelompok usaha Dragonmine.

(DESI ANGRIANI)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Satgas PRR Targetkan Validasi Data Bantuan Korban Bencana Sumatera 31 Januari
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Polisi Ungkap Siasat Jaringan Penjual Senjata Api Ilegal
• 23 menit laluliputan6.com
thumb
Kalahkan Pebulu Tangkis Thailand, Anthony Ginting Lolos ke Babak Utama Indonesia Masters 2026
• 8 jam lalurepublika.co.id
thumb
RUPSLB Pertamina Geothermal (PGEO) Tunjuk Ahmad Yani jadi Direktur Utama
• 3 jam lalubisnis.com
thumb
BI Buka Suara soal Kabar Pengunduran Diri Juda Agung dari Posisi Deputi Gubernur
• 15 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.