Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan keprihatinannya atas terjeratnya Wali Kota Madiun, Maidi, dan Bupati Pati, Sudewo, dalam operasi tangkap tangan (OTT) kasus dugaan korupsi oleh KPK.
“Tentunya kita prihatin. Kembali terjadi OTT yang melibatkan kepala daerah,” kata Prasetyo di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (20/1).
Prasetyo menyampaikan bahwa kasus ini harus menjadi alarm bagi semua pihak bahwa persoalan korupsi masih menjadi pekerjaan rumah. Ia mengatakan Presiden RI Prabowo Subianto juga berkali-kali menekankan pentingnya memerangi korupsi.
“Itu membuktikan bahwa betul-betul masalah korupsi ini masih menjadi pekerjaan rumah yang harus kita perangi bersama. Berkali-kali dalam berbagai forum, Bapak Presiden terus mengingatkan hal tersebut,” ujarnya.
Adapun kedua kepala daerah tersebut terjerat OTT KPK. Wali Kota Madiun Maidi terjaring OTT terkait dugaan suap proyek dan dana corporate social responsibility (CSR).
Sementara itu, Bupati Pati Sudewo terjerat dalam kasus dugaan pemerasan pengisian jabatan perangkat desa.




