Bupati Pati Sudewo Juga Jadi Tersangka Korupsi DJKA

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Pati Sudewo sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalur kereta di Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Hal ini disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, bersama dengan pengumuman status tersangka Sudewo di kasus pemerasan pengisian jabatan perangkat desa di lingkungan Kabupaten Pati.

"Benar bahwa, ini adalah pintu masuk dan sekaligus bahwa untuk perkara DJKA, itu hari ini kita juga sudah dinaikan ke penyidikan, ya begitu, jadi sekaligus. Iya, iya (Sudewo sudah ditetapkan sebagai tersangka)," ungkap Asep dalam jumpa pers di Gedung KPK Merah Putih, Jakarta, Selasa (20/1/2026).

Baca juga: KPK Pastikan Pengusutan Korupsi DJKA terkait Bupati Pati Tak Ada Kendala

Perkara DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan, Bupati Pati Sudewo diduga menerima aliran commitment fee dalam kasus korupsi proyek pembangunan jalur kereta di Direktur Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

“Benar saudara SDW (Sudewo) merupakan salah satu pihak yang diduga juga menerima aliran commitment fee terkait dengan proyek pembangunan jalur kereta yang kemarin kita sampaikan terkait dengan update penahanan salah satu tersangkanya saudara R (Risna Sutriyanto),” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih, Jakarta, 13 Agustus 2025 lalu.

Baca juga: Penampakan Bupati Pati Sudewo Berompi Oranye KPK

Aliran dana tersebut diduga diperoleh Sudewo saat masih menjabat sebagai anggota DPR.

Budi mengatakan, penyidik akan mendalami informasi terkait dugaan penerimaan suap tersebut dalam proses penyidikan terhadap Bupati Pati tersebut.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

“Tentu dari informasi ini penyidik akan mendalami, dan tentu kami akan update proses penyidikan terkait dengan saudara SDW ini seperti apa,” ujar dia.

Budi mengatakan, seluruh informasi dan keterangan yang diperoleh akan didalami KPK mengingat kasus tersebut terus berjalan di KPK.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Usai Terdampak Banjir, KA yang Lewat Jalur Pekalongan - Sragi Terapkan Kecepatan Terbatas
• 12 jam lalukompas.tv
thumb
Wamenhut: Lahan sawit terbangun dalam kawasan hutan 3,32 juta ha
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
Soal Sampah LBH Keadilan Nilai Pemkot Tangsel Cuci Tangan, Desak Setop Pidanakan Warga
• 3 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Evakuasi Dramatis dari Tebing, Jenazah Korban Pesawat Jatuh Disambut Guyuran Hujan di Pangkep
• 2 jam laluharianfajar
thumb
Mentan: Hilirisasi Ayam Terintegrasi jadi Kunci Stabilisasi Harga dan Kesejahteraan Peternak
• 15 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.