Penulis: Axgeis
TVRINews, Lampung
Puluhan pekerja Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kedaton 2, Lampung Selatan, menjalani pemeriksaan penyakit hepatitis A sebagai langkah antisipasi penularan penyakit menular di lingkungan dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG).
Pemeriksaan berlangsung di halaman SPPG Kedaton 2 dan dilakukan oleh petugas Klinik Polres Lampung Selatan dengan mengambil sampel darah seluruh pekerja yang hadir.
Kasidokkes Polres Lampung Selatan Nabil Abdul Rahman mengatakan pemeriksaan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tiga bulan sekali.
Langkah tersebut bertujuan memastikan seluruh pekerja dapur dalam kondisi sehat, mengingat proses pengolahan makanan memiliki risiko penularan penyakit jika tidak diawasi secara ketat.
“Pemeriksaan ini kami lakukan secara rutin sebagai upaya pencegahan penyebaran penyakit, khususnya hepatitis A, yang dapat menular melalui makanan dan minuman,” ujar Nabil.
Ia menambahkan dari hasil pemeriksaan terhadap 30 pekerja yang hadir dari total 47 pegawai dapur MBG Kedaton 2, seluruh sampel darah dinyatakan negatif hepatitis A.
Meski demikian, pemeriksaan akan terus dilakukan secara berkala untuk menjaga keamanan dan kualitas makanan yang disalurkan kepada penerima manfaat.
Sementara itu, Kepala SPPG Kedaton 2 Aldi Koko Yulius menegaskan bahwa pemeriksaan kesehatan terhadap para pekerja dapur telah dilakukan beberapa kali, baik oleh Klinik Polres Lampung Selatan maupun Dinas Kesehatan setempat.
Menurutnya, kesehatan pekerja menjadi prioritas utama demi menjaga mutu makanan yang diproduksi.
“Kami tidak main-main soal kesehatan. Jika ada pekerja yang terindikasi mengidap penyakit menular, kami akan menghentikan sementara yang bersangkutan sampai dinyatakan benar-benar sehat,” tegas Aldi.
Pihak SPPG Kedaton 2 bersama Polres Lampung Selatan juga menyatakan komitmennya untuk memberikan makanan yang aman dan berkualitas kepada penerima manfaat program MBG.
Mereka menyatakan siap bertanggung jawab penuh apabila di kemudian hari ditemukan kasus keracunan atau gangguan kesehatan yang disebabkan oleh menu makanan yang disajikan.
Editor: Redaktur TVRINews



:strip_icc()/kly-media-production/medias/5464871/original/041356300_1767752610-IMG_4599.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5458845/original/054976600_1767093805-bima.jpg)
