Ratusan rumah di dua desa di Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, terendam banjir parah dengan ketinggian air mencapai 1 meter, Selasa 20 Januari 2026. Banjir ini disebabkan oleh jebolnya tanggul Sungai Citarum yang tak kuat menahan debit air yang terus meningkat.
Titik tanggul yang jebol diketahui berada di Kampung Bendungan, Desa Pantai Bakti. Derasnya arus sungai yang meluap mengakibatkan banjir meluas hingga merendam dua desa, yakni Desa Pantai Bakti dan Desa Pantai Bahagia.
Kondisi air Sungai Citarum dilaporkan terus meninggi sejak Senin siang, 19 Januari 2026 kemarin, hingga akhirnya menjebol pertahanan tanggul.
Baca juga:
2.894 Warga Bekasi Korban Banjir Tersebar di 10 Titik Pengungsian
Rumah Warga Hancur Diterjang Arus
Selain merendam ratusan rumah, derasnya arus air dari tanggul yang jebol juga mengakibatkan satu rumah warga rusak parah hingga roboh. Sejumlah warga yang tinggal di sekitar lokasi tanggul kritis kini telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman.
Salah satu korban banjir, Sarminah, menceritakan detik-detik mengerikan saat rumahnya hancur diterjang air. Saat kejadian, ia sedang berada di dalam rumah dan mendengar suara gemuruh yang sangat keras.
"Suaranya kayak petir, gelegar gitu, terus langsung bruk ambruk semua. Parah, habis," ungkap Sarminah dengan nada sedih.
Hingga saat ini, warga masih berupaya menyelamatkan barang-barang berharga mereka di tengah genangan air yang cukup tinggi.



