Usai Temui Purbaya, AHY Ungkap Nasib Restrukturisasi Utang Whoosh

cnbcindonesia.com
17 jam lalu
Cover Berita
Foto: Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono dalam Opening Ceremony FEKDI x IFSE 2025. (Tangkapan Layar Youtube)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) selesai bertemu Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pemerintah masih mencari solusi terbaik perihal penyelesaian utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

Adapun, pertemuan antara keduanya berlangsung di kantor Kementerian Keuangan. Pertemuan berlangsung selama dua jam mulai pukul 15.30 WIB hingga pukul 17.45 WIB


AHY mengakui bahwa salah satu topik yang dibahas dalam pertemuan dengan Purbaya adalah perihal restrukturisasi utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) dan perluasan proyek kereta cepat.

Baca: AHY Bertemu dengan Purbaya, Bahas Nasib Kereta Cepat Jakarta-Bandung

"Kami juga membahas tentang restrukturisasi keuangan Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Mohon bersabar karena memang kami juga terus mencari solusi yang terbaik," ujar AHY saat ditemui oleh pewarta di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (20/1/2026).

Menurut AHY, Presiden Prabowo Subianto meminta agar masalah restrukturisasi diselesaikan dan tidak merugikan semua pihak. Pasalnya, performa dari KCJB yang dikelola oleh PT KCIC sangat baik. Bahkan, terbilang sukses dengan peningkatan jumlah penumpang.

Oleh karena itu, dia menuturkan bahwa pemerintah akan sangat berhati-hati dalam memutuskan perkara ini. Pemerintah akan melihat berbagai aspek termasuk keamanan fiskal

"Kita terlebih dahulu harus fokus pada restrukturisasi keuangan karena ini juga berkaitan dengan pihak Tiongkok dan keamanan fiskal dari perusahaan-perusahaan yang ada di proyek tersebut," ujarnya.

Baca: AHY Bertemu dengan Purbaya, Bahas Nasib Kereta Cepat Jakarta-Bandung

AHY pun menambahkan pihaknya pun berkoordinasi dengan berbagai pihak termasuk Kementerian Perhubungan, Kementerian Keuangan, Danantara dan PT KAI sebagai salah satu pemegang saham di KCIC.

"Nah ini sedang kita cari yang terbaik," tegas AHY.

Oleh karena itu, AHY menambahkan pemerintah memutuskan untuk membentuk Komite Nasional Kereta Cepat. Komite ini akan menangani perihal restrukturisasi keuangan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) hingga ekspansi kereta cepat Jakarta-Surabaya.


(haa/haa)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Jurus Purbaya Cegah Rokok Ilegal - Rupiah Anjlok Lawan Dolar AS

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Harga Emas Pegadaian Hari Ini Naik Tajam, Termurah Rp2.766.000 per Gram
• 11 jam laluidxchannel.com
thumb
Nusron: 90% Perusahaan Tak Patuh Kewajiban Plasma Kawasan Hutan
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
KLH Tindak Lanjuti Pencabutan Izin 28 Perusahaan di Sumatra oleh Presiden Prabowo Subianto
• 4 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Polri Akan Tambah Direktorat PPA dan PPO dari Kepri hingga Malut
• 5 jam laluidntimes.com
thumb
8 Daftar Negara yang Terletak di Dua Benua
• 7 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.