Menunda Shalat karena Tuntutan Pekerjaan, Apakah Dosa?

tvonenews.com
3 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Kesibukan pekerjaan kerap membuat sebagian umat Islam khawatir tidak bisa melaksanakan shalat tepat di awal waktu. 

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan: apakah menunda shalat karena tuntutan kerja termasuk perbuatan dosa? 

Pertanyaan semacam ini kerap muncul di tengah masyarakat, terutama bagi mereka yang aktivitasnya padat dan sulit ditinggalkan.

Dalam salah satu kajiannya, Buya Yahya menjelaskan secara rinci tentang pembagian waktu shalat dan bagaimana Islam memandang pelaksanaannya ketika tidak bisa dilakukan tepat di awal waktu.

Buya Yahya menegaskan bahwa waktu paling utama untuk menunaikan shalat adalah di awal waktu, yang dikenal sebagai waktu fadhilah. 

Ilustrasi Shalat
Sumber :
  • Freepik

Saat adzan berkumandang, seseorang dianjurkan segera berwudhu, menutup aurat, lalu melaksanakan shalat. 

Itulah gambaran ideal pelaksanaan shalat yang paling utama.

"Sebaik-baiknya shalat adalah di awal waktu. Kalau mundur itu waktu jawaz atau waktu ikhtiar," kata Buya Yahya, dilansir dari kanal YouTube Al-Bahjah TV.

Menurutnya, seseorang tetap memiliki keleluasaan untuk memilih waktu shalat selama masih berada dalam rentang waktu yang diperbolehkan. 

Namun, jika tidak mengambil waktu fadhilah, berarti ia meninggalkan keutamaan paling tinggi dari shalat tersebut.

"Selebihnya kita bebas memilih, kalau tidak mengambil waktu fadhilah, waktu yang paling utama yaitu awal waktu," ujarnya.

Ilustrasi shalat Jumat
Sumber :
  • Unsplash/Rumman Amin

Buya Yahya kemudian memberi contoh konkret. 

Jika waktu Maghrib masuk pukul 18.00 WIB dan seseorang telah menyelesaikan shalat Ashar sebelum waktu tersebut, maka shalatnya tetap sah dan tidak termasuk dosa. 

Selama shalat masih dilakukan dalam waktu yang dibolehkan, tidak ada pelanggaran syariat.

Namun, beliau mengingatkan adanya batasan penting. 

Jika shalat dilakukan dengan kondisi sebagian rakaat masuk waktu shalat dan sebagian lainnya sudah melewati batas waktu yang diharamkan, maka hal tersebut perlu diwaspadai.

Meski demikian, Buya Yahya menekankan bahwa shalat di akhir waktu bukanlah dosa, tetapi semakin cepat menunaikannya semakin baik. 

Ilustrasi shalat tahajud
Sumber :
  • Freepik

Shalat yang disegerakan mencerminkan adanya kerinduan seorang hamba untuk berjumpa dengan Allah melalui ibadah.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Sebelum Perpanjang Kontrak dengan Yamaha, Jack Miller Ternyata Sempat Hubungi Bos Ducati untuk Banting Setir ke...
• 18 jam lalutvonenews.com
thumb
Pihak Kelurahan Diperiksa Polda Jatim dalam Kasus Pemalsuan Dokumen Nenek Elina
• 20 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Trio Maut Bayern Munchen Menggila: Harry Kane dan Michael Olise Jadi Mesin Penghancur Bundesliga
• 14 jam lalubola.com
thumb
KUHP Baru Resmi Berlaku, DPR Ingatkan Ancaman Zona Abu-Abu bagi Ribuan Perkara Pidana
• 21 jam lalusuara.com
thumb
LamiPak Indonesia Dorong Integrasi Program Susu Gratis dalam MBG
• 17 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.