Munculnya Buaya “Lisa” di Dekat SMAN 5 Depok, Bikin Guru dan Siswa Khawatir

kompas.com
11 jam lalu
Cover Berita

DEPOK, KOMPAS.com - Sebuah video amatir memperlihatkan kemunculan seekor buaya berukuran sekitar 1,5 meter di tepi aliran kali dekat SMAN 5 Depok, Perumahan Bukit Rivaria, Sawangan, Kota Depok, Selasa (20/1/2026).

Dalam video yang diunggah akun Instagram @depok24jam, terlihat seekor buaya yang berdiam di tanah basah di pinggir kali, tepat di dekat sebuah pohon besar dengan area terbuka selebar sekitar 1–2 meter.

Posisi buaya tampak menghadap ke arah barat atau area belakang sekolah.

Baca juga: Buaya Lisa Gegerkan SMAN 5 Depok, Siswa dan Guru Terkejut

Dalam narasi video disebutkan, kemunculan buaya terjadi setelah lingkungan sekolah dilanda banjir akibat cuaca buruk. Buaya tersebut dikenal warga sekolah dengan nama “Lisa”.

“Setelah sekian lama banjir, buayanya enggak muncul. Hari ini karena ada panas, dia muncul di permukaan karena ingin berjemur,” ujar perekam video.

Asal-usul nama Lisa

Humas SMAN 5 Depok, Yasin, mengatakan penamaan “Lisa” pada buaya yang kerap muncul di sekitar sekolahnya hanyalah keisengan semata.

“Yang jelas memang karena teman-teman guru biasa melihat (buaya) saat sedang makan siang di dapur. Entah dari mana muncul idenya (nama Lisa) tapi jadi keseruan kita saja,” kata Yasin saat ditemui Kompas.com di lokasi, Selasa (20/1/2026).

Menurut Yasin, pemberian nama tersebut sebatas panggilan tanpa maksud tertentu. Buaya itu juga kerap muncul secara berkala, bahkan terkadang dua hari sekali.

“Kita tidak tahu gender atau jenis kelamin buaya itu, jadi tidak ada unsur apa pun sih (diberi nama Lisa). Hanya sebatas panggilan semacam kesayangan atau hewan peliharaan,” kata Yasin.

Baca juga: Misteri Mayat Pria Tanpa Identitas di Pulomas, Diperkirakan Tewas 36 Jam Sebelum Ditemukan

Saat awal kemunculannya, ukuran "Lisa" masih sangat kecil, sekitar 25–30 sentimeter.

“Kemunculan buaya di SMA 5 ini mungkin bisa dikatakan dari kecil atau anak buaya. Dan memang ini kita tidak tahu sumbernya dari mana,” ucap Yasin.

Seiring waktu, ukuran buaya terus bertambah hingga terlihat jauh lebih besar pada Januari 2026.

“Memang buayanya kayaknya bertumbuh sehat gitu ya. Sekarang, ukuran buaya mungkin hampir kisaran 1–1,5 meter kalau dilihat dari segitu bentuknya,” jelas dia.

Keluar untuk berjemur

Yasin menjelaskan, buaya yang dijuluki “Lisa” biasanya muncul saat matahari mulai terik, sekitar pukul 12.00–13.00 WIB.

Buaya tersebut keluar untuk berjemur selama sekitar 30 hingga 60 menit di titik yang berjarak sekitar 10 meter dari tembok sekolah.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Baca juga: Modifikasi Cuaca Ekstrem Jelang Imlek, Rano Karno: Kalau Enggak, Aduh...


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pantau Armada hingga Gudang Secara Real-Time, Ini Strategi Digital PalmCo Tekan Biaya Logistik
• 6 jam laludisway.id
thumb
Kabar Baik, Industri Manufaktur Masuk Fase Ekspansi
• 7 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Melihat Program Raden Raka, Gen Z yang Jadi Ketua RW di Cimahi
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Komisi II DPR Buka Peluang Masukkan Aturan Pilkada dalam Kodifikasi RUU Pemilu
• 19 jam lalusuara.com
thumb
Dasco Sebut Perry Warjiyo yang Usulkan Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI
• 4 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.