Jakarta, IDN Times - Seorang pemimpin Asosiasi Kristen Nigeria mengatakan bahwa kelompok bersenjata menculik 163 jemaat dari dua gereja di negara bagian Kaduna. Peristiwa itu terjadi saat kebaktian Minggu (18/1/2026).
"Para penyerang datang dalam jumlah banyak, memblokir pintu masuk gereja, dan memaksa jemaat keluar ke hutan. Jumlah sebenarnya yang mereka bawa adalah 172, tetapi 9 berhasil melarikan diri, jadi 163 masih bersama mereka," kata Pendeta Joseph Hayab, kepala Asosiasi Kristen Nigeria untuk wilayah utara negara itu, dikutip dari DW.
Serangan itu dilaporkan terjadi di desa Kurmin Wali, sebuah desa terpencil yang mayoritas penduduknya beragama Kristen. Lokasinya sulit dijangkau karena kondisi jalan yang buruk.





