JAKARTA, KOMPAS.TV - Tim SAR gabungan berhasil menemukan dua jenazah korban pesawat ATR 42-500 yang jatuh di lereng Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.
Penemuan dilakukan saat tim melakukan penyisiran intensif di sekitar lokasi jatuhnya pesawat.
Salah satu anggota tim SAR gabungan, Saipul Malik menceritakan momen saat dirinya pertama kali mendapati korban di area yang sulit dijangkau.
Ia menyebut lokasi penemuan berada tidak jauh dari bagian depan pesawat.
“Kepala pesawat kira-kira sekitar 100 meter. Saya menyisir agak ke kanan, melebar ke kanan. Terus saya lihat ada bekas-bekas pohon, batu yang pecah, saya identifikasi kemungkinan ada di situ,” ujar Saipul dalam Program Kompas Siang KompasTV, Selasa (20/1).
Baca Juga: Banjir Sumatera, Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan yang Diduga Langgar Aturan | KOMPAS MALAM
Saipul menjelaskan, setelah menemukan tanda-tanda tersebut, ia melanjutkan penyisiran ke lereng sebelah dan akhirnya menemukan jenazah korban.
“Saya agak nyisir ke lereng sebelah, ada di situ saya dapat,” ungkapnya.
Ia juga menyebutkan, berdasarkan pengamatan awal, korban yang ditemukan berjenis kelamin perempuan.
Namun, Saipul memilih tidak langsung mendekat demi keselamatan dan menunggu personel lain datang ke lokasi.
Penulis : Ade Indra Kusuma Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- Pesawat ATR
- Kecelakaan Pesawat
- SAR Gabungan
- Gunung Bulusaraung
- Pangkep
- Basarnas


