Zoho Corporation Buka Suara tentang Rencana Bangun Data Center di Indonesia 

katadata.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

CHENNAI. Raksasa teknologi India, Zoho Corporation, dan divisi manajemen teknologi informasinya, ManageEngine, merencanakan ekspansi pembangunan data center di sejumlah negara, termasuk Indonesia. Asia Tenggara saat ini menjadi wilayah yang menyumbang pertumbuhan pesat bagi bisnis Zoho dan ManageEngine. 

Zoho Corporation, yang berbasis di India, adalah perusahaan teknologi global swasta yang dikenal karena rangkaian perangkat lunak bisnis berbasis cloud yang luas, mencakup CRM, email, keuangan, dan alat kolaborasi untuk lebih dari 100 juta pengguna.

“Semoga kami bisa memiliki data center di Indonesia. Itu ada di dalam rencana tetapi kami tidak bisa menyebut (detailnya),” ujar Rajesh Ganestan, CEO ManageEngine, dalam ManageEngine Day 2026 di Chennai, India, Selasa (20/1).

Ia menyatakan perusahaan berinvestasi pada banyak hal ketika ingin membangun data center di suatu negara. Saat ini Zoho Corporation memiliki 20 data center di seluruh dunia. 

Pekan lalu, Zoho baru saja meresmikan data center pertama di Dubai dan Abu Dhabi sebagai langkah ekspansi perusahaan di kawasan Timur Tengah.

Ketika membangun sebuah data center atau pusat data, Zoho tidak hanya mempertimbangkan soal bangunan fisik, penyimpanan, dan fasilitas pendinginan. “Ini membutuhkan banyak efek, jadi tanpa menyebutkan angkanya, kami ingin membangun data center di sebanyak mungkin negara di dunia,” kata Rajesh. 

Shailesh Kumar Davey, Co-founder dan CEO Zoho Corporation. (Dok. ManageEngine)
Prioritaskan Pasar Negara Berkembang

Shailesh Kumar Davey, Co-founder dan CEO Zoho Corporation, menyatakan perusahaan memprioritaskan pasar negara berkembang di mana pemerintah semakin menuntut investasi lokal di samping aktivitas penjualan.

“Ada pergeseran geopolitik global di mana pemerintah bertanya: apa yang telah Anda lakukan secara lokal? Apakah Anda hanya menjual, atau Anda juga berinvestasi di perekonomian setempat?” kata Shailesh. 

Zoho memilih lokasi pusat data berdasarkan tingkat pertumbuhan pasar, kerangka peraturan, dan preferensi pelanggan.

“Pada tahun 2025, fokus kami adalah Timur Tengah dan Asia Tenggara, dan kami akan meluncurkan pusat data baru di wilayah ini dalam waktu dekat,” kata Shailesh.

Ia juga mengatakan Afrika dan Amerika Latin akan menjadi target fase ekspansi berikutnya bagi Zoho dan ManageEngine.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Instansi Ini Punya 11.000 CPNS & PPPK Baru, Minta Tambahan Duit APBN
• 7 jam lalujpnn.com
thumb
Jenazah Florencia Pramugari Pesawat ATR Ditemukan
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
KPK Sebut Bupati Pati Sudewo Beri Ancaman Saat Calon Perangkat Desa Tidak Mau Membayar
• 13 jam lalukompas.tv
thumb
Tak Perlu Turun Mobil, Ini Cara Mengetahui Batas Aman Terobos Banjir
• 13 jam laluviva.co.id
thumb
Rahasia Kulit Awet Muda Angelina Jolie di Usia 50 Tahun Terbongkar! Cuma 4 Rutinitas Sederhana Ini
• 14 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.