Menhub Sambut Rencana Pramono Buka Rute Transjabodetabek ke Soetta dan Jababeka

bisnis.com
4 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyambut rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung untuk membuka dua rute baru Transjabodetabek.

Meski demikian, Dudy mengaku terkait usulan tambahan rute tersebut belum sampai secara resmi kepada dirinya.

Apabila usulan tersebut telah sampai secara resmi, Dudy berjanji akan segera membahasnya demi kepentingan masyarakat yang mengandalkan transportasi umum untuk mobilitas sehari-hari.

“Mungkin sudah ada, tetapi belum sampai ke meja saya. Kami akan segera bahas dengan Pak Gubernur. Selama untuk pelayanan masyarakat pasti kami akan upayakan dan laksanakan,” ungkapnya saat ditemui di Kompleks Parlemen, Selasa (20/1/2026).

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku rencana pembukaan dua rute baru, yakni Blok M-Bandara Internasional Soekarno Hatta (CGK) dan Cawang—Jababeka, masih harus menunggu persetujuan dari menteri perhubungan.

“Mudah-mudahan disetujui [Menhub] Transjabodetabek dari Bandara ke Blok M. Kalau itu disetujui itu akan menjadi ruas rute baru yang ramai seperti sekarang ini PIK-2 ke Blok M atau juga dari Bogor ke Blok M yang luar biasa,” ujarnya kepada wartawan di kawasan Harmoni, Selasa (20/1/2026).

Baca Juga

  • Pemprov DKI Segera Buka Rute Transjabodetabek ke Bandara Soetta dan Jababeka
  • Transjabodetabek Berpeluang Raih Penghargaan Internasional di Brasil
  • Catat! Ini 8 Rute Baru Transjabodetabek Jakarta ke Tangerang dan Tangsel

Pramono menyampaikan, pembukaan rute ini berangkat dari permintaan yang cukup tinggi terhadap pilihan akses transportasi umum ke bandara maupun ke kawasan Bekasi dan Karawang dari Jakarta.

Dirinya pun mendorong masyarakat di wilayah Jakarta maupun sekitarnya untuk turut serta menggunakan angkutan umum yang telah pemerintah sediakan. Pasalnya, meski tingkat konektivitas Transjakarta telah mencapai 92%, tetapi pemanfaatannya masih sangat minim hanya 23,4%.

Harapannya, dengan tersedianya rute tambahan dapat mendorong peningkatan penggunaan transportasi umum di Jabodetabek dapat memberikan andil dalam mengurangi kemacetan di wilayah Jakarta.

Saat ini, Transjakarta tercatat memiliki 16 rute Transjabodetabek, termasuk Sawangan—Lebak Bulus via Tol Desari, Bekasi—Dukuh Atas, hingga Poris Plawad—Petamburan.

Menelisik lebih lanjut, pembukaan rute baru ini akan dilaksanakan di tengah subsidi Transjakarta yang dipangkas dalam APBD 2026 menjadi Rp3,75 triliun dari anggaran 2025 yang sejumlah Rp4,51 triliun.

Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta bidang Pembangunan dan Tata Kota Nirwono Yoga menyampaikan, Transjakarta setidaknya membutuhkan anggaran senilai Rp4,8 triliun pada 2026 untuk dapat memberikan standar pelayanan minimum (SPM) seperti 2025.

Dalam keterbatasan anggaran, nantinya pemprov akan melakukan realokasi anggaran dari program atau proyek yang dapat ditunda, dan mengutamakan subsidi transportasi.

“Kepentingan yang skala prioritasnya mungkin tidak utama, tapi penting, namun masih bisa ditunda, itu yang akan dialihkan di APBD perubahan dan itu juga berlaku di MRT sama LRT,” tuturnya pada Kamis, (8/1/2026)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Mikel Arteta Sampaikan Kabar Superburuk Jelang Arsenal Melawat ke Markas Inter Milan di Liga Champions
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Gustavo Franca Resmi Gabung Arema FC, Diperkenalkan saat Tim Singo Edan Berduka
• 14 jam lalubola.com
thumb
BGN Angkat 32 Ribu PPP3 Mulai 1 Februari, Mayoritas Kepala SPPG
• 18 jam laluidntimes.com
thumb
Komisi Eropa: Pasukan Siap Amankan Arktik, Sanksi Tarif Trump adalah Kekeliruan
• 15 jam lalurepublika.co.id
thumb
CSIS Usul Ambang Batas Parlemen Turun Jadi 3,5 Persen
• 19 jam laluidntimes.com
Berhasil disimpan.