Dalam waktu dekat Polytron bakal menghadirkan mobil listrik baru untuk pasar Indonesia. Pabrikan asal Kudus, Jawa tengah ini memberikan sinyal serius dalam mengembangkan mobil listirk di sela-sela acara Polytron yang digelar di kawasan Jakarta Selatan, Selasa (20/1).
Dari siluet yang ditampilkan, besar kemungkinan produk baru tersebut adalah segmen SUV. Terlebih segmen ini juga jadi salah satu primadona bagi konsumen di tanah air.
Saat dikonfirmasi lebih lanjut terkait model baru tersebut, Commercial Director Polytron, Tekno Wibowo belum mau merincinya secara gamblang.
Lebih lanjut saat ditanya soal kerja sama dengan brand China lainnya, Tekno mengungkapkan Polytron tidak menutup peluang kerja sama dengan produsen global, guna mendongkrak kualitas produk yang diberikan untuk konsumen di Indonesia.
“Kita enggak cuma kerja sama dengan satu partner. Prinsipnya kita terbuka. Kerja sama nomor satu, mereka punya produk yang sesuai dengan Indonesia,” pungkas Tekno saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Selasa (20/1/2026).
“Kedua, tujuannya sama. Mereka mau apa, kita mau apa. Kalau sudah sejalan, baru bisa kerja sama. Kalau dari luar China juga kita terbuka, mungkin dari India,” ujarnya.
Sebagai catatan, saat ini Polytron menjalin kerja sama dengan pabrikan asal China, Skyworth Auto. Kerja sama tersebut terjalin dalam pengembangan mobil listrik Polytron G3 dan G3+.
Terkait posisi produk baru SUV baru yang akan diluncurkan nantinya akan berada di atas atau di bawah Polytron G3 dan G3+ Tekno masih enggan menjabarkannya secara rinci.
“Nanti ditunggu dulu saja ya,” tegasnya.
Menariknya, Tekno memastikan, produk baru ini nantinya akan langsung dirakit lokal alias Completely Knocked Down (CKD) di pabrik Handal.
“Langsung CKD, enggak mungkin balik ke CBU. Karena insentifnya kan juga sudah enggak ada,” tuntasnya.



