Pertamina Salurkan Hibah Teknologi Tepat Guna untuk UMK Academy

bisnis.com
19 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA - PT Pertamina (Persero) melalui program Pertamina UMK Academy menyalurkan hibah teknologi tepat guna senilai Rp900 Juta. Teknologi tepat guna sebagai pendukung produksi ini dialokasikan untuk 100 pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK).

Para penerima manfaat terdiri dari 25 Champion dan 75 Nominator program UMK Academy. Hal ini menjadi dukungan Pertamina dalam mendorong UMK naik kelas, meningkatkan daya saing, serta memperkuat kemandirian usaha secara berkelanjutan.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhamad Baron, menyampaikan bahwa Pertamina UMK Academy merupakan wujud nyata dukungan Pertamina terhadap agenda pembangunan nasional. Program tersebut sejalan dengan Asta Cita Pemerintah poin 3, yaitu meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif, serta melanjutkan pengembangan infrastruktur.

"Melalui pelatihan, pendampingan, dan hibah alat produksi yang tepat guna, kami berharap UMKM binaan dapat tumbuh lebih kuat, mandiri, dan berdaya saing,” ujar Baron.

Dari total nilai hibah tersebut, sebanyak Rp555 juta telah direalisasikan, sementara sisanya akan disalurkan dan dituntaskan pada bulan Januari ini.

Hibah alat produksi diberikan sesuai dengan kebutuhan masing-masing pelaku usaha guna mendukung peningkatan kualitas produk, efisiensi proses produksi, serta pengembangan bisnis yang lebih terstruktur. Selain bantuan alat, peserta juga mendapatkan pembekalan ilmu bisnis dan pendampingan berkelanjutan sebagai fondasi penguatan ekosistem UMKM nasional.

Muhamad Baron menegaskan Pertamina berharap program ini dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi UMKM binaan.

“Kami berharap sinergi yang terbangun melalui Pertamina UMK Academy dapat terus berlanjut, sehingga UMKM Indonesia semakin naik kelas, berdaya saing, dan berkontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya.

Salah satu penerima manfaat yakni Melani Septina, pemilik usaha kerajinan sepatu bermerek NOBF asal Mojokerto. Melani menerima hibah berupa mesin jahit, mesin seset, mesin press, dan mesin gauge, yang membantu mengatasi keterbatasan produksi, khususnya dalam pengembangan sampel produk yang sebelumnya terkendala ketersediaan alat.

“Terima kasih kami sampaikan kepada Pertamina atas dukungan dan pendampingan yang sangat berarti bagi perjalanan usaha kami. Dengan dukungan alat produksi dan pembekalan bisnis, kami kini dapat mengembangkan produk dengan lebih optimal, memiliki workshop dan mini store, serta membuka peluang kolaborasi dengan pengrajin sepatu di Mojokerto agar dapat tumbuh bersama dalam satu ekosistem usaha yang inklusif,” ujar Melani.

Selain bantuan alat dan pendampingan, kesempatan mengikuti berbagai pameran yang difasilitasi Pertamina turut membuka akses pasar yang lebih luas serta memperkuat branding UMKM lokal.

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan transformasi Pertamina yang berorientasi pada tata kelola, pelayanan publik, keberlanjutan usaha dan lingkungan, dengan menerapkan prinsip-prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina, berkoordinasi dengan https://www.danantaraindonesia.co.id/.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Sekolah Kebanjiran, Siswa di Jakarta Boleh PJJ dan WFH di Rumah
• 11 jam laludisway.id
thumb
Eliano Ingatkan Persib Bandung Tak Terlena Status Juara Paruh Musim
• 10 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Lamaran El Rumi & Syifa Hadju Makin Dekat, Beredar Foto Keluarga Kenakan Pakaian Warna Kuning
• 11 jam lalucumicumi.com
thumb
Pemotor Merokok yang Tusuk Warga di Jagakarsa Serahkan Diri ke Polisi
• 8 jam lalukompas.com
thumb
Saatnya Mewujudkan Liburan Impian ke Korea di 2026
• 17 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.