Hamilton (ANTARA) - Perdana Menteri (PM) Kanada Mark Carney dalam pidatonya di Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF) menegaskan kembali komitmen Ottawa terhadap kedaulatan Greenland.
“Mengenai kedaulatan Arktik, kami berdiri teguh bersama Greenland dan Denmark serta sepenuhnya mendukung hak unik mereka untuk menentukan masa depan Greenland,” kata Carney dalam pidatonya di WEF di Davos, Swiss pada Selasa (20/1).
Carney menegaskan bahwa komitmen Kanada terhadap Pasal Lima NATO tetap tidak tergoyahkan.
Ia juga menambahkan bahwa Ottawa bekerja sama dengan sekutu NATO, termasuk Nordic Baltic Gate, untuk memperkuat sayap utara dan barat aliansi tersebut, serta menyinggung investasi Kanada dalam radar jarak jauh, kapal selam, pesawat, serta penempatan pasukan di lapangan.
“Kanada dengan tegas menentang tarif terkait Greenland dan menyerukan pembicaraan yang terfokus untuk mencapai tujuan bersama kita, yakni keamanan dan kemakmuran di Arktik,” ujarnya.
Tarif yang dimaksud Carney merujuk pada pengumuman Presiden AS Donald Trump tentang tarif 10 persen terhadap Denmark dan sekutu Eropa lainnya seiring seruannya agar AS mengakuisisi Greenland.
Trump pada Sabtu lalu mengumumkan bahwa tarif tersebut akan mulai berlaku terhadap Denmark, Inggris, Belanda, Jerman, Norwegia, Swedia, Prancis, dan Finlandia pada 1 Februari, hingga tercapainya kesepakatan untuk pembelian Greenland secara lengkap dan total. Tarif tersebut kemudian diperkirakan akan naik menjadi 25 persen pada 1 Juni.
Carney juga menambahkan bahwa Kanada mendorong upaya untuk menghubungkan Kemitraan Trans-Pasifik (Trans-Pacific Partnership) dengan Uni Eropa, yang menciptakan blok perdagangan potensial dengan 1,5 miliar penduduk.
Ia juga bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di sela-sela Konferensi Tingkat TInggi Davos dan menegaskan kembali komitmen bersama terhadap kedaulatan dan keutuhan wilayah Denmark, termasuk Greenland.
“Mereka menekankan bahwa keputusan mengenai masa depan Greenland merupakan hak Greenland dan Denmark,” demikian pernyataan dari Kantor Perdana Menteri, seraya mencatat bahwa Carney dan Macron sepakat untuk terus bekerja sama dalam NATO guna mengamankan kawasan Arktik.
Kedua pemimpin itu juga sepakat untuk mengintensifkan kerja sama jangka panjang antara kedua negara demi stabilitas, keamanan, dan kemakmuran yang lebih besar bagi masyarakat di kedua sisi Atlantik, menurut pernyataan tersebut.
Sumber: Anadolu
Baca juga: Macron desak Uni Eropa pakai "bazoka perdagangan" hadapi tarif baru AS
Baca juga: Trump unggah gambar dirinya dengan bendera AS di Greenland
“Mengenai kedaulatan Arktik, kami berdiri teguh bersama Greenland dan Denmark serta sepenuhnya mendukung hak unik mereka untuk menentukan masa depan Greenland,” kata Carney dalam pidatonya di WEF di Davos, Swiss pada Selasa (20/1).
Carney menegaskan bahwa komitmen Kanada terhadap Pasal Lima NATO tetap tidak tergoyahkan.
Ia juga menambahkan bahwa Ottawa bekerja sama dengan sekutu NATO, termasuk Nordic Baltic Gate, untuk memperkuat sayap utara dan barat aliansi tersebut, serta menyinggung investasi Kanada dalam radar jarak jauh, kapal selam, pesawat, serta penempatan pasukan di lapangan.
“Kanada dengan tegas menentang tarif terkait Greenland dan menyerukan pembicaraan yang terfokus untuk mencapai tujuan bersama kita, yakni keamanan dan kemakmuran di Arktik,” ujarnya.
Tarif yang dimaksud Carney merujuk pada pengumuman Presiden AS Donald Trump tentang tarif 10 persen terhadap Denmark dan sekutu Eropa lainnya seiring seruannya agar AS mengakuisisi Greenland.
Trump pada Sabtu lalu mengumumkan bahwa tarif tersebut akan mulai berlaku terhadap Denmark, Inggris, Belanda, Jerman, Norwegia, Swedia, Prancis, dan Finlandia pada 1 Februari, hingga tercapainya kesepakatan untuk pembelian Greenland secara lengkap dan total. Tarif tersebut kemudian diperkirakan akan naik menjadi 25 persen pada 1 Juni.
Carney juga menambahkan bahwa Kanada mendorong upaya untuk menghubungkan Kemitraan Trans-Pasifik (Trans-Pacific Partnership) dengan Uni Eropa, yang menciptakan blok perdagangan potensial dengan 1,5 miliar penduduk.
Ia juga bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di sela-sela Konferensi Tingkat TInggi Davos dan menegaskan kembali komitmen bersama terhadap kedaulatan dan keutuhan wilayah Denmark, termasuk Greenland.
“Mereka menekankan bahwa keputusan mengenai masa depan Greenland merupakan hak Greenland dan Denmark,” demikian pernyataan dari Kantor Perdana Menteri, seraya mencatat bahwa Carney dan Macron sepakat untuk terus bekerja sama dalam NATO guna mengamankan kawasan Arktik.
Kedua pemimpin itu juga sepakat untuk mengintensifkan kerja sama jangka panjang antara kedua negara demi stabilitas, keamanan, dan kemakmuran yang lebih besar bagi masyarakat di kedua sisi Atlantik, menurut pernyataan tersebut.
Sumber: Anadolu
Baca juga: Macron desak Uni Eropa pakai "bazoka perdagangan" hadapi tarif baru AS
Baca juga: Trump unggah gambar dirinya dengan bendera AS di Greenland



