Berkaca dari tahapan LPDP tahun sebelumnya (2025), pendaftaran beasiswa tahun ini berpeluang dibuka pada Juni hingga Juli.
IDXChannel—Pemerintah telah menetapkan kuota beasiswa LPDP tahun ini mencapai 5.750 kursi, bertambah dari kuota 2025. Total kuota ini dialokasikan 1.000 kursi untuk sarjana, 4.000 untuk S2 dan S3, lalu 750 kursi untuk doktor spesialis.
Tahun ini pemerintah akan memfokuskan alokasi beasiswa S2 dan S3 untuk jurusan studi bidang STEM (sains, teknologi, teknik, matematika) dan bidang studi yang dibutuhkan industri nasional.
Berkaca dari tahapan LPDP tahun sebelumnya, pendaftaran beasiswa tahun ini berpeluang dibuka pada Juni hingga Juli, yang kemudian dilanjutkan dengan tahap seleksi administrasi pada Agustus.
Periode perkuliahan paling cepat biasanya dimulai pada tahun berikutnya. Misalnya, jika Anda mendaftarkan diri untuk LPDP tahun ini, Anda akan mulai menjalani perkuliahan di kampus sekiranya pada Januari 2027.
Apa saja yang harus dipersiapkan untuk mendaftar beasiswa LPDP tahun ini? Melansir laman resmi LPDP Kemenkeu (21/1/2026), berikut ini adalah cara daftar dan dokumen persyaratan yang harus dipenuhi calon awardee.
Cara Daftar dan Dokumen Persyaratan Beasiswa LPDP 2026Pada 2025 ada empat program beasiswa dibuka untuk masyarakat. Yakni program umum, program afirmasi, program targeted (tertentu), dan program bundling (prioritas/dua program sekaligus).
Program umum menjangkau beasiswa reguler, beasiswa perguruan tinggi utama dunia, dan beasiswa parsial. Program afirmasi untuk penyandang disabilitas, putra-putri Papua, daerah afirmasi, dan beasiswa untuk anak-anak prasejahtera.
Lalu beasiswa targeted ditujukan untuk PNS, TNI/Polri, kewirausahaan, pendidikan kader ulama, dokter spesialis dan subspesialis, serta doktor talenta riset dan inovasi nasional.
Jika Anda ingin melanjutkan S2 di universitas-universitas top di negara lain, Anda bisa mengikuti pendaftaran LDPD program umum, baik yang reguler ataupun beasiswa perguruan tinggi utama dunia.
Ada syarat usia dan syarat akademik serta bahasa yang harus dipenuhi kandidat. Untuk jenjang S2 maksimal usia adalah 35 tahun dan jenjang S3 maksimal 40 tahun. Lalu IPK minimal untuk beasiswa S2 adalah 3.00, dan 3.25 untuk beasiswa S3.
Kandidat juga harus memiliki skor bahasa minimal TOEFL iBT 80 untuk S2 dan 94 untuk S3, atau TOEFL ITP 500, dan IELTS 6.5 untuk S2 dan 7.0 untuk S3. Skor ini tentunya harus dibuktikan dengan sertifikat bahasa yang masih berlaku.
Selain dokumen sertifikat bahasa, kandidat juga harus menyiapkan Letter of Admission/Acceptance (LoA), yakni surat resmi dari perguruan tinggi terkait yang menyatakan bahwa kandidat diterima sebagai mahasiswa di universitas tersebut.
LoA yang diterima oleh LPDP adalah LoA tanpa persyaratan untuk studi di perguruan tinggi, dokumen ini akan menjadi bukti bahwa kandidat sudah diterima untuk kuliah di universitas incarannya.
Berikut ini adalah dokumen lain (selain TOELF dan LoA) yang umumnya dibutuhkan untuk pendaftaran beasiswa LPDP:
- KTP
- Kartu Keluarga
- Akta Kelahiran
- Pas foto terbaru (latar merah)
- Ijazah terakhir asli atau sudah dilegalisir
- Transkrip nilai lengkap
- CV terbaru
Dokumen lain yang mungkin dibutuhkan dan dapat dipersiapkan antara lain surat rekomendasi akademik atau profesional dan ditandatangani di atas meterai. Biasanya kandidat juga diminta untuk menulis esai singkat dengan topik tertentu, proposal riset khusus S3, dan surat pernyataan komitmen kembali ke Indonesia.
Jika dokumen-dokumen tersebut sudah dilengkapi, Anda bisa mendaftarkan diri di laman resmi LPDP begitu pendaftaran resmi dibuka. Berikut cara pendaftarannya:
- Buat akun di website pendaftaran LPDP dengan NIK dan email aktif
- Isi profil data diri
- Pilih jenis beasiswa yang ingin diikuti
- Unggah semua dokumen yang diminta (pastikan dalam format dan ukuran file yang ditentukan)
- Isi esai kontribusi di formulir yang tersedia
- Baca kembali data dan pastikan semua sudah lengkap
- Tandatangani pernyataan komitmen, lalu klik submit untuk memperoleh kode registrasi
- Simpan kode registrasi tersebut untuk prosedur selanjutnya
Itulah cara daftar dan dokumen persyaratan beasiswa LPDP 2026 yang dapat dipersiapkan.
(Nadya Kurnia)



