BMKG Tetapkan Status Siaga Hujan Lebat di Pantura Jateng

metrotvnews.com
9 jam lalu
Cover Berita

Cilacap: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menetapkan status siaga hujan lebat di wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah pada Dasarian III Januari 2026. Penetapan status tersebut menyusul potensi curah hujan tinggi mencapai 200–300 milimeter per dasarian.

“Status siaga tersebut merupakan peringatan dini tertinggi dalam Peringatan Dini Curah Hujan Tinggi (PDCHT) yang perlu diantisipasi bersama,” kata Ketua Tim Kerja Pelayanan Data dan Diseminasi Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, Teguh Wardoyo, di Cilacap, Rabu, 21 Januari 2026, melansir Antara.


Ilustrasi hujan disertai petir. Foto: Metrotvnews.com/Khairunnisa Puteri.

Teguh menjelaskan, wilayah yang masuk status siaga pada Dasarian III Januari 2026 atau periode 21–31 Januari meliputi Kabupaten Tegal, Pemalang, Pekalongan, Batang, Demak, Kudus, Jepara, serta Kota Pekalongan. Selain status siaga, BMKG juga menetapkan status waspada untuk sejumlah daerah di Jawa Tengah dengan potensi curah hujan 150–200 milimeter per dasarian.

Wilayah berstatus waspada meliputi Kabupaten Brebes, Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Kebumen, Banjarnegara, Wonosobo, Purworejo, Temanggung, Magelang, Kendal, Semarang, Boyolali, Klaten, Sragen, Sukoharjo, Karanganyar, dan Wonogiri.

“Status waspada juga berlaku untuk Kota Tegal, Kota Magelang, Kota Semarang, Kota Salatiga, serta Kota Surakarta,” katanya.

Baca Juga :

Siklon Nokaen dan Bibit 97S Picu Hujan Ekstrem di Jawa Barat
Terkait kondisi tersebut, Teguh mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat di wilayah terdampak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak hujan lebat, seperti banjir, genangan, dan tanah longsor, terutama di daerah rawan bencana.

“Kami mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terkini dari BMKG dan segera melakukan langkah antisipasi guna mengurangi risiko bencana hidrometeorologi,” ujarnya.

BMKG, lanjut Teguh, akan terus memantau perkembangan dinamika atmosfer dan memperbarui informasi peringatan dini sesuai dengan kondisi cuaca terbaru di wilayah Jawa Tengah.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
50 Ribu Ton Batu Bara Ilegal Ditemukan di Sepanjang Jalur Sungai Mahakam
• 9 jam laluidxchannel.com
thumb
Kabar Gembira! Ojol Bakal Dapat Bonus Hari Raya Lebaran Tahun Ini
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Sederet Guru Besar dari Universitas Ternama Bela Roy Suryo Cs
• 9 jam lalufajar.co.id
thumb
KPK Jerat Wali Kota Madiun Tersangka Pemerasan-Gratifikasi Total Rp 2,2 M
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Jule Kembali Muncul di Medsos Setelah Cerai, Ini Pengakuannya
• 5 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.