Penulis: Makmur Hamdalah
TVRINews, Cirebon
Kereta Api (KA) Menoreh relasi Semarang Tawang–Pasar Senen mengalami kecelakaan setelah tertemper truk di perlintasan sebidang tidak terjaga, Rabu (21/1/2026) dini hari.
Kejadian berlangsung di KM 201+400 JPL 329, petak jalan antara Stasiun Babakan–Waruduwur, Desa Dompyong Kulon, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon.
Akibat insiden tersebut, bagian depan lokomotif mengalami kerusakan. Seorang petugas PT Kereta Api Indonesia (Persero), yakni Asisten Masinis, dilaporkan terluka dan telah mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Waled, Kabupaten Cirebon.
Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan atas terganggunya perjalanan KA Menoreh.
“Atas kejadian ini jalur hilir tidak dapat dilalui, sementara jalur hulu masih bisa dilewati dengan kecepatan normal. Alhamdulillah seluruh penumpang dalam kondisi aman dan tidak ada yang mengalami cedera. Satu petugas KAI, Asisten Masinis, mengalami luka dan telah dibawa ke Rumah Sakit Waled Kabupaten Cirebon,” ujar Muhibbuddin dalam keterangannya, Rabu (21/1/2026).
Rangkaian KA Menoreh sempat tertahan usai kejadian. Setelah penggantian lokomotif, kereta dapat kembali melanjutkan perjalanan menuju Jakarta pada pukul 05.28 WIB.
Hingga kini, petugas KAI masih melakukan proses evakuasi lokomotif guna mempercepat normalisasi jalur hilir yang terdampak.
“Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan dan keterlambatan perjalanan kereta api yang terdampak. KAI terus berupaya melakukan penanganan secepat mungkin serta memastikan keselamatan dan kenyamanan pelanggan tetap menjadi prioritas utama,” tutup Muhibbuddin.
Editor: Redaktur TVRINews




