JAKARTA, KOMPAS.com – Kemacetan parah terjadi di sekitar Jalan Outer Ring Road, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Rabu (21/1/2026) pagi.
Arus lalu lintas dari arah Cengkareng menuju Kamal, tepatnya di jalur arteri pinggir jalan tol menuju Kayu Besar, terpantau padat merayap.
Pantauan Kompas.com di lokasi hingga pukul 10.10 WIB, antrean kendaraan mengular panjang dengan jarak kurang lebih 2,5 kilometer.
Kepadatan ini bermula dari area lampu merah Cengkareng hingga mendekati Jalan Kamal Raya. Kendaraan, baik mobil, sepeda motor, hingga kendaraan besar seperti truk, terpantau beberapa kali tidak bergerak.
Baca juga: Usai Hujan, Lalu Lintas Jalan Letjen Suprapto Arah Pasar Senen Macet
Kendaraan hanya bisa melaju perlahan sesekali sebelum akhirnya kembali berhenti total dalam kemacetan.
Situasi di lokasi diperparah dengan banyaknya kendaraan berdimensi besar yang melintas. Sejumlah bus dan truk pengangkut logistik berukuran besar tampak terjebak dan memenuhi badan jalan.
Kondisi Jalan Outer Ring Road yang hanya memiliki dua lajur membuat ruang gerak kendaraan besar sangat terbatas, sehingga lalu lintas di belakangnya semakin tersendat.
Ekor kemacetan bahkan mencapai area flyover (jalan layang) dari kawasan Rawa Buaya menuju ke arah Cengkareng.
Kendaraan yang baru saja turun dari flyover Duri Kosambi langsung disambut kemacetan parah di jalan raya, sehingga arus lalu lintas di atas flyover ikut tersendat.
Ketidaksabaran pengendara turut memperkeruh suasana lalu lintas. Pada beberapa titik, terjadi penumpukan sepeda motor di bahu kiri jalan.
Para pengendara motor yang mencoba mendahului kemacetan melalui sisi kiri justru terjebak karena ruang jalan yang sudah dipadati kendaraan.
Akibatnya, para pemotor saling berebut untuk memaksa masuk kembali ke lajur utama, yang memicu bunyi klakson bersahutan dari kendaraan lain.
Baca juga: Layanan Bus Transjakarta Koridor 13 Alami Keterlambatan Imbas Macet di Petukangan
Salah satu titik kemacetan terparah atau bottleneck terpantau terjadi di depan kampus Universitas Bina Sarana Informatika (BSI) dan sekitar kawasan Perikanan Cengkareng.
Kemacetan ini diduga terjadi akibat kepadatan arus kendaraan di sekitar pintu air Cengkareng.
Terjadi penumpukan volume kendaraan yang mengarah ke Kamal dan Bandara Soekarno-Hatta, yang bercampur dengan antrean kendaraan yang hendak memutar balik ke arah Kapuk dan Cengkareng Timur.





