JAKARTA, KOMPAS.TV - Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Asep Guntur Rahayu mengungkapkan alasan pihaknya memeriksa Bupati Pati Sudewo di Kudus, Jawa Tengah, usai diamankan melalui operasi tangkap tangan (OTT).
Menurut Asep, keputusan memeriksa Sudewo di Kudus karena atas pertimbangan keamanan.
"Strategi, kita juga kan mempertimbangkan keamanan yang bersangkutan (Sudewo), keamanan petugas dan lain-lain," kata Asep dalam konferensi persnya di Jakarta, Selasa (20/1/2026).
Baca Juga: KPK Akui Sempat Kesulitan saat OTT Bupati Pati Sudewo
Terlebih, Sudewo sempat didemo dalam skala besar oleh warga Pati. Sebab itu, pihaknya memilih tempat yang dinilai aman untuk memeriksa Sudewo.
"Kemarin juga kan sudah ada demo besar-besaran di sana. Kemudian antara yang pro dan kontra, itu juga sangat kami jaga. Jangan sampai bentrok nih," ucapnya.
"Kubu yang pro ingin datang, dan yang kontra gitu kan. Jadi, lebih baik kami mencari tempat yang lebih safe (aman), baik bagi yang bersangkutan, maupun juga petugas kami. Itu strateginya."
Saat ditanya mengenai lokasi penangkapan Sudewo saat terjaring OTT, Asep menuturkan, yang bersangkutan ditangkap di Pati.
"(Di OTT) di Pati," ujarnya.
KPK sebelumnya menangkap Bupati Pati Sudewo dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar di Pati, Jawa Tengah pada Senin (19/1/2026).
Penulis : Isnaya Helmi Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- bupati pati sudewo
- kpk
- ott bupati pati
- pemeriksaan bupati pati
- kudus
- kasus pemerasan



