BGN Klaim Program MBG Bikin Anak-anak Lebih Aktif, Kuat hingga Jarang Sakit

viva.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana mengatakan dampak Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai terasa di daerah dimana siswa lebih aktif belajar dan bisa beraktivitas dengan tubuh yang lebih bugar.

Hal tersebut diungkapkan Dadan dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi IX DPR RI di Gedung DPR pada Selasa, 20 Januari 2026.

Baca Juga :
Serapan di 2025 Belum Optimal, Purbaya Bakal Sisir Kembali Anggaran MBG 2026
Diduga Keracunan, Ratusan Siswa di SMKN 3 Boyolangu Diare Usai Santap MBG

Menu MBG Alergi Nasi
Photo :
  • Instagram

"Dengan adanya MBG, anak-anak selalu semangat masuk sekolah. Di daerah-daerah, mereka kelihatannya lebih aktif belajar dan ketika beraktivitas, badannya kelihatan lebih kuat dan jarang sakit," kata Dadan dikutip Rabu, 21 Januari 2026.

Dadan menyebutkan MBG telah menjangkau kurang lebih 58 juta penerima manfaat, mulai dari ibu hamil, ibu menyusui, balita, hingga anak sekolah usia PAUD-SMA.

Namun demikian, Dadan menegaskan pentingnya orang tua memahami kebutuhan gizi anak saat di rumah sebagai bentuk keberlanjutan yang paling penting dari Program MBG, karena tanpa kesadaran tersebut, program ini tidak bisa mencapai tujuan utama untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

"Seringkali orang tua melihat yang penting anak asal makan dan mengikuti maunya anak, misal mau makan mi dengan nasi, itu sebetulnya energi, tetapi kan komposisinya tidak cukup untuk tumbuh dengan baik. Pemerintah perlu memperluas edukasi terkait pemahaman masyarakat secara umum apa yang harus dikonsumsi anak-anak ketika tumbuh," paparnya.

Ia menjelaskan untuk memenuhi gizi seimbang, komposisi menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan, dimana dalam satu kali makan harus ada sumber energi, protein, lemak, dan serat agar kebutuhan angka kecukupan gizi (AKG) tubuh bisa tercukupi.

Partisipasi aktif BRI dalam mendukung pelaksanaan Program MBG
Photo :
  • BRI

"Kita ingin melakukan yang terbaik menggunakan anggaran yang se-efektif mungkin, dan menjangkau dari Sabang-Merauke, sehingga no one left behind. Kita ingin semua dicakup oleh kita, tidak ada yang kita tinggalkan. Kita juga terus berusaha membuat satu program yang dapat dipahami oleh masyarakat, bagaimana mereka bisa memahami program MBG ini," tuturnya. (Ant)

Baca Juga :
Kepala BGN: Anak Dari Hasil Pernikahan Siri Bakal Dapat MBG
Cara YSPN Beri Penguatan Ketahanan Pangan Berbasis Sekolah di Tasikmalaya
32.000 Pegawai SPPG jadi PPPK pada 1 Februari 2026

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Jakarta Tambah 32 Bus Sekolah Ramah Disabilitas, Siap Antar Jemput Siswa
• 3 jam lalukompas.id
thumb
Influencer Sebut Anak Alami Trauma Usai Dilecehkan di SMP Jaktim
• 2 jam laludetik.com
thumb
Khofifah Tunjuk Bagus Panuntun jadi Plt Wali Kota Madiun usai Maidi Terjaring KPK
• 5 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
The Banker Nobatkan BRI Sebagai Bank of The Year 2025, Tegaskan Arah Baru Transformasi BBRI Diapresiasi Global
• 27 menit lalutvonenews.com
thumb
Pasca Perang Suku, Kondisi Wamena Kondusif
• 10 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.