GenPI.co - Mensesneg Prasetyo Hadi merespons operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap Bupati Pati Sudewo dan Wali Kota Madiun Maidi.
Prasetyo Hadi mengatakan peristiwa tersebut menunjukkan korupsi menjadi pekerjaan rumah, yang harus terus diperangi.
“Tentu kami prihatin, kembali ada OTT kepala daerah. Korupsi harus bersama-sama kami perangi,” katanya dikutip dari Antara, Rabu (21/1).
Politikus Partai Gerindra itu mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto sudah berulang kali mengingatkan mengenai pentingnya komitmen memerangi korupsi.
“Dalam berbagai fprum, Bapak Presiden berkali-kali mengingatkan hal tersebut,” tuturnya.
Sebelumnya, KPK menyatakan melakukan tangkap tangan terhadap Wali Kota Madiun Maidi, dan 14 orang lainnya.
KPK pada waktu yang sama, melakukan OTT di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, dengan menangkap Bupati Sudewo.
Lembaga antirasuah tersebut, pada Selasa (20/1), menetapkan Maidi menjadi salah satu tersangka korupsi terkait pemerasan.
Modusnya, yakni imbalan proyek dan dana CSR, serta penerimaan lainnya alias gratifikasi di Pemkot Madiun, Jawa Timur.
KPK juga menetapkan Bupati Pati Sudewo menjadi tersangka dugaan tindak pidana korupsi terkait pemerasaan.
Kasus Sudewo mengenai pengisian jabatan perangkat desa di lingkungan Pemkab Pati, Jawa Tengah. (ant)
Video viral hari ini:

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478006/original/000390800_1768887810-pati2.jpg)



