TABLOIDBINTANG.COM - Film horor Dusun Mayit kini berada di persimpangan jalan. Setelah sempat menunjukkan performa menjanjikan di awal penayangan, langkah film ini untuk menembus angka psikologis 1 juta penonton semakin terasa berat.
Hingga Selasa (20/1) kemarin, Dusun Mayit tercatat baru mengumpulkan sekitar 770 ribu lebih penonton, sementara jumlah layar dan jam tayang di bioskop terus menyusut.
Kondisi ini menjadi sinyal peringatan serius bagi Dusun Mayit. Dalam peta persaingan film bioskop yang kian padat, pengurangan jatah layar dan showtime biasanya menandakan menurunnya minat penonton harian.
Dampaknya, laju perolehan penonton pun ikut melambat, membuat target satu juta penonton kian sulit dikejar dalam sisa masa edar.
Showtime Terpangkas, Persaingan Makin Ketat
Sejumlah jaringan bioskop mulai memangkas jam tayang Dusun Mayit, terutama di kota-kota besar.
Film yang dibintangi Amanda Manopo dan Randy Martin harus berbagi layar dengan rilisan baru yang menawarkan genre beragam, mulai dari horor segar, drama, hingga film keluarga.
Situasi tersebut membuat ruang gerak Dusun Mayit semakin sempit untuk mempertahankan momentum.
Padahal, dalam beberapa pekan pertama, film ini sempat diharapkan mampu melaju stabil menuju angka satu juta penonton.
Namun realitas di lapangan berkata lain: tanpa tambahan layar dan prime time, lonjakan penonton harian menjadi tantangan besar.


