Buronan Paling Dicari Eropa Ditangkap di Bali, Terlibat Pembunuhan dan Perampokan Sadis

rctiplus.com
7 jam lalu
Cover Berita

DENPASAR, iNews.id - Operasi gabungan Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri bersama Polda Bali menangkap seorang warga negara asing (WNA) asal Rumania yang masuk daftar buronan paling dicari di Eropa. Penangkapan dilakukan setelah operasi selama tiga hari dan berakhir pada Selasa (20/1/2026).

Keberhasilan tersebut disampaikan dalam konferensi pers di ruang Ditreskrimum Polda Bali. Hadir dalam konferensi pers tersebut Ses NCB Interpol Indonesia Divhubinter Polri Brigjen Pol Untung Widyatmoko, Kabagjatranin Set NCB Kombes Pol Ricky Purnama, Dirreskrimum Polda Bali Kombes Pol I Gede Adhi Mulyawarman serta Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Ariasandy.

Ses NCB Interpol Indonesia Brigjen Pol Untung Widyatmoko menjelaskan, penangkapan dilakukan terhadap subjek Interpol Red Notice berinisial ZCC (33). ZCC merupakan WNA asal Rumania yang menjadi buronan internasional sejak 2023.

ZCC diketahui sebagai tokoh utama dalam kasus pembunuhan berencana dan perampokan sadis yang terjadi di Kota Sibiu, Rumania, pada 6 November 2023. Dalam aksi tersebut, ZCC bersama dua komplotannya menyusup ke rumah seorang pengusaha lokal, melakukan penyiksaan ekstrem hingga korban meninggal dunia serta mengancam anak perempuan korban dengan senjata api.

Dalam peristiwa itu, para pelaku membawa kabur jam tangan mewah milik korban senilai 200.000 Euro. Dua rekan ZCC sebelumnya telah ditangkap di Irlandia dan Skotlandia dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

ZCC menjadi target utama buronan internasional setelah Pengadilan Sibiu, Rumania, mengeluarkan surat perintah penangkapan pada 19 November 2023. Dia diketahui memasuki Indonesia pada 14 November 2023 melalui Bandara Soekarno-Hatta dari Chengdu, China.

Polisi juga mengungkap, ZCC sempat terdeteksi mencoba keluar dari Indonesia dengan tiket penerbangan Denpasar-Kuala Lumpur. Namun, setelah dilakukan pengecekan, namanya tidak tercatat dalam data perlintasan keimigrasian.

“Setelah mendapatkan informasi tambahan dari NCB Bucharest melalui unggahan Facebook, subjek terdeteksi masih berada di Bali Indonesia. Set NCB Interpol Indonesia kemudian kembali melakukan proses pencarian dan pelacakan sejak 12 Januari 2026 dan tersangka berhasil ditangkap pada 15 Januari 2026,” ujar Brigjen Pol Untung dikutip Rabu (21/1/2026).

Dia menegaskan, keberhasilan penangkapan ini merupakan bukti nyata bahwa Indonesia bukan tempat aman bagi buronan internasional. Sinergi antara Interpol Indonesia dan jajaran Polda Bali menunjukkan profesionalisme tinggi dalam menangani kejahatan lintas negara.

Saat ini, tersangka ZCC masih menjalani pemeriksaan intensif di Polda Bali sebelum proses penyerahan kepada otoritas hukum Rumania.

Pada kesempatan yang sama, Brigjen Pol Untung juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap keberadaan WNA yang diduga merupakan buronan Interpol. Dia meminta masyarakat tidak mudah percaya terhadap tawaran kerja sama bisnis, investasi, pekerjaan, maupun hubungan personal yang mencurigakan.

“Apabila ada masyarakat mengetahui atau mencurigai keberadaan WNA dengan aktivitas mencurigakan, dokumen keimigrasian yang diragukan, atau indikasi perbuatan melawan hukum, agar segera melaporkannya kepada Kepolisian terdekat atau melalui saluran pengaduan resmi Polri,” katanya.

Original Article


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Abrasi Ancam Kedaulatan, Pulau Terluar Bepondi di Papua Tergerus dan Infrastruktur Hilang
• 3 jam lalubisnis.com
thumb
Survei Ungkap Gen Z Paling Cemas Hadapi Pasar Kerja di Era AI
• 6 jam laluviva.co.id
thumb
KBRI Phnom Penh Tangani 1.440 WNI yang Keluar dari Sindikat Penipuan Daring
• 6 jam laluokezone.com
thumb
Pilu Keluarga Korban Pesawat ATR 42-500, Sempat Bertukar Pesan Foto Liburan Sebelum Hilang Kontak
• 23 jam laludisway.id
thumb
Presiden Prabowo Cabut Izin Tambang Emas Martabe Milik Grup Astra
• 10 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.