RI Optimis Percepat Aksesi OECD Demi Indonesia Emas 2045

wartaekonomi.co.id
2 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto menegaskan optimisme Indonesia dalam mempercepat proses aksesi ke Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) guna mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Optimisme tersebut disampaikan Menko Airlangga dalam keynote remarks pada kegiatan KADIN Indonesia x Growth Gateway Roundtable: Delivering Growth as Part of Indonesia’s OECD Accession, di Boston Consulting Group (BCG) London Office, Senin (19/01/2026).

Baca Juga: Purbaya Proyeksikan MBG Serap Rp200 T dari Alokasi Rp335 T Tahun Ini

Forum tersebut mempertemukan Pemerintah Indonesia, Pemerintah Inggris, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, serta para pemimpin dunia usaha internasional untuk membahas dukungan percepatan proses aksesi OECD dan implikasinya bagi sektor swasta, khususnya dalam kerangka OECD Investment Framework.

“Aksesi OECD bukan sekadar proses teknis, tetapi merupakan prioritas strategis nasional dan fondasi penting untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045,” ujar Menko Airlangga, dikutip dari siaran pers Kemenko Perekonomian, Rabu (21/1).

Menurutnya, penyelarasan kebijakan Indonesia dengan standar OECD akan memperkuat tata kelola, meningkatkan kualitas regulasi, serta mendorong daya saing ekonomi nasional secara berkelanjutan, sehingga akan mampu meningkatkan Investasi dan mendorong perekonomian nasional.

Menko Airlangga juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Inggris atas dukungan yang terus berkelanjutan dalam proses aksesi Indonesia ke OECD, serta kepada pihak Boston Consulting Group (BCG) atas dukungan teknis yang diberikan, khususnya dalam mendampingi Tim Nasional mendorong percepatan proses aksesi Indonesia ke OECD.

Pada kesempatan yang sama, Duta Besar Kerajaan Inggris untuk Republik Indonesia Dominic Jermey menegaskan bahwa momentum pertemuan ini menjadi sangat penting, mengingat pada keesokan harinya Presiden Republik Indonesia dijadwalkan meluncurkan United Kingdom–Indonesia Strategic Partnership. 

Pada hari yang sama, Menko Airlangga juga dijadwalkan menandatangani Indonesia-United Kingdom Economic Growth Partnership (EGP) sebagai bagian dari penguatan kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Inggris.

Ikut memberikan sambutan pada kesempatan tersebut, Hashim Djojohadikusumo selaku Ketua Dewan Penasihat KADIN Indonesia, yang menegaskan bahwa ekonomi Indonesia sangat besar, sehingga memerlukan dukungan yang besar untuk mampu tumbuh lebih tinggi, salah satu upaya yang sangat strategis adalah melalui aksesi Indonesia ke OECD. Ditegaskan juga oleh Anindya N. Bakrie selaku Ketua Umum KADIN Indonesia, dukungan yang sangat kuat dari KADIN dan sektor swasta dalam percepatan proses aksesi Indonesia ke OECD.

Pada sesi panel, Tim Figures selaku Global Expert on Geopolitics and Trade, menjelaskan pengalaman kesuksesan berbagai negara dalam percepatan untuk keluar dari Middle Income Trap, setelah mereka menjadi Anggota OECD. 

Sejalan dengan Tim Figures, pada sesi tersebut Shinta W. Kamdani selaku Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia menegaskan kembali dukungan dari sektor swasta dan perlunya terus menjelaskan kepada seluruh dunia usaha tentang arti penting dan implikasi positif dari aksesi Indonesia ke OECD ini.

Pertemuan ini juga menandai Official Kick-off keterlibatan sektor swasta dalam mendukung aksesi Indonesia ke OECD, yang didukung oleh UK FCDO dan Growth Gateway Programme. Inisiatif ini diharapkan menjadi wadah strategis untuk memperkuat dialog dan kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha dalam mendukung agenda aksesi OECD Indonesia.

“Dengan kolaborasi erat antara Pemerintah, dunia usaha, dan mitra internasional, Indonesia optimis akan dapat mempercepat proses aksesi OECD, untuk mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045, serta memastikan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” pungkas Menko Airlangga.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Eksepsi Ditolak, Eks Direksi Bank DKI Jakarta Babay Parid Sebut Ribuan Jadi Bankir Cemas dan Takut
• 8 jam lalubisnis.com
thumb
Analis: Rupiah Bisa Menguat Jika Pemerintah Tegaskan Arah Kebijakan dan Kendalikan Risiko Fiskal
• 5 jam lalupantau.com
thumb
KPK Dalami Dugaan Jual-Beli Jabatan oleh Bupati Pati Sudewo di Level Atas
• 17 jam laludetik.com
thumb
Cegah Bunuh Diri, Wali Kota Malang Gandeng Forum Rektor
• 22 jam lalukompas.tv
thumb
IHSG Dibuka Melemah, Pasar Dibayangi Risiko Global
• 5 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.