200 Abang Becak Malang Terima Becak Listrik dari Presiden Prabowo

tvrinews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Arief Masbuchin

TVRINews, Malang

Pemerintah Kota Malang bersama Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) menggelar seremoni penyerahan bantuan becak listrik dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Rabu (21/1/2026), di Halaman Balai Kota Malang.

Sebanyak 200 unit becak listrik diserahkan kepada para pengemudi becak di wilayah Kota Malang. Program ini ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat kecil, khususnya pengemudi becak lanjut usia, sekaligus mendorong penggunaan moda transportasi yang lebih ramah lingkungan.

Acara penyerahan bantuan dihadiri Ketua Yayasan GSN Jawa Timur beserta jajaran, Wakil Ketua DPRD Kota Malang dari Fraksi Gerindra, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang, Sekretaris Daerah Kota Malang, serta jajaran pejabat dan staf terkait.

Melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional, Presiden Prabowo Subianto menyalurkan bantuan tersebut dari dana pribadi sebagai bentuk kepedulian terhadap kelompok masyarakat rentan, terutama para pengemudi becak yang telah berusia lanjut.

Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional, Letjen TNI (Purn.) Dr. Teguh Arif Indratmoko, S.E., M.M., menjelaskan bahwa bantuan di Kota Malang merupakan tahap awal dengan jumlah 200 unit becak listrik.

“Secara nasional, hingga saat ini telah tersalurkan sekitar 10 ribu unit becak listrik. Becak tetap menjadi alat transportasi tradisional yang masih dibutuhkan masyarakat, sehingga kami memilih memberikan becak listrik untuk meringankan beban para pengemudinya,” ujar Teguh.

Ia menambahkan, penggunaan becak listrik diharapkan dapat mengurangi kelelahan pengemudi yang selama ini harus mengayuh secara manual, sekaligus berpotensi meningkatkan penghasilan mereka.

Program becak listrik ini merupakan bagian dari agenda besar Presiden Prabowo Subianto dalam menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat miskin dan lanjut usia. Penerima bantuan diprioritaskan bagi pengemudi becak berusia 70 tahun ke atas, kemudian secara bertahap menyasar usia 60 tahun dan 50 tahun.

“Berdasarkan pendataan kami, jumlah becak di Indonesia sekitar 80 ribu unit. Pada tahun 2025 telah diproduksi 10 ribu unit, dan untuk tahun 2026 hingga 2027 sudah dipesankan sebanyak 70 ribu unit kepada PT Pindad. Insyaallah seluruh pengemudi becak di Indonesia akan menerima becak listrik ini,” jelasnya.

Teguh menegaskan bahwa bantuan tersebut diberikan secara gratis dan tidak menggunakan anggaran negara.

“Becak listrik ini bantuan dari Bapak Presiden melalui dana pribadi. Tidak dipungut biaya satu rupiah pun dan bukan berasal dari APBN,” tegasnya.

Dalam tayangan video profil yang diputar pada acara tersebut, Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi para pengemudi becak lanjut usia yang masih harus bekerja keras.

“Saya mau menangis. Tidak boleh di negara merdeka, sekian puluh tahun, rakyat kita masih harus menarik becak di usia 70 tahun. Tidak boleh,” ujar Presiden Prabowo.

Program bantuan becak listrik ini direncanakan terus berlanjut hingga seluruh populasi pengemudi becak di Indonesia menerima bantuan. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Presiden Prabowo telah memesan tambahan 70 ribu unit becak listrik kepada PT Pindad.

Editor: Redaktur TVRINews


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Interupsi UGM Saat Bonjowi Singgung Status Pejabat Publik Jokowi: Mohon Bisa Ditertibkan!
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
Insanul Fahmi Lega, Laporan Inara Rusli Resmi Dicabut
• 29 menit lalutabloidbintang.com
thumb
3 Desa di Nunukan Indonesia Masuk Malaysia Setelah Batas Wilayah Bergeser
• 2 jam lalukompas.com
thumb
Realisasi Penyaluran KUR 2025 Capai Rp 270 Triliun, 96 Persen dari Target
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
KPK Tetapkan Sudewo Bupati Pati Tersangka Korupsi Pengisian Jabatan Perangkat Desa
• 22 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.