Lisa BLACKPINK dan Ma Dong Seok Syuting Film di Karst Citatah Bandung Barat. Ini Alasan Pemilihan Lokasi Tersebut

harianfajar
6 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, BANDUNG– Kawasan Karst Citatah yang berlokasi di Kabupaten Bandung Barat mendadak diperbincangkan karena menjadi lokasi syuting film yang dibintangi Lisa BLACKPINK dan aktor Ma Dong-seok.

Keduanya disebut akan beradu acting dalam film spin-off Netflix Extraction: Tygo, yang juga akan menampilkan aktor kawakan Korea Selatan Lee Jin-uk.

Lisa adalah satu-satunya anggota BLACKPINK yang berasal dari Thailand dan memiliki popularitas global yang sangat besar. Lalisa Manobal, seorang rapper, penari Utama dan sub-vokalis. Sedangkan, BLACKPINK adalah grup vocal Wanita asal Korea Selatan yang popular di dunia. Mereka punya banyak fan.

Sementara, Ma Dong-seok, yang juga dikenal sebagai Don Lee adalah seorang aktor asal Korea Selatan – Amerika. Ia dikenal karena memainkan peran pendukung dalam film “The Neighbor”, “Nameless Gangster: Rules of the Time”, dan “The Unjust”.

Terpilihnya Karst Citatah menjadi lokasi syuting kali pertama terungkap dari unggahan di akun instagram co-Produser film Tygo, Delon Tio, yang menunjukkan panorama alam berupa gunung batu yang menjulang dengan sorotan cahaya matahari.

Karst Citatah terletak di Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Merupakan bentangan alam pegunungan batu kapur unik yang terbentuk dari dasar laut purba, kaya akan gua, tebing, dan formasi batuan menarik seperti Stone Garden yang berfungsi p sebagai penyimpan air dan habita.

Kawasan ini memiliki nilai ekologis, pendidikan, dan potensi wisata (panjat tebing, gua), tetapi perlu konservasi untuk mencegah kerusakan lebih lanjut dan menjaga keberlanjutan air serta lingkungan bagi masyarakat sekitar.

Pengelola objek wisata Karst Citatah, Ikbal Kamal Pasya, mengatakan pemilihan lokasi ini merupakan hasil rekomendasi rumah produksi dan riset panjang tim produksi.

“Jadi awalnya ada vendor lokal, yang menghubungi kita, kemudian mereka survei di bulan November 2025. Beberapa kali survei, akhirnya ada kepastian penggunaan kawasan objek wisata ini di bulan Desember 2025,” kata Ikbal.

Menurut dia, kebetulan alam Karst Citatah ini mendekati dengan apa yang mau mereka bikin. Relasi tersebut, kata dia, memang menawarkan, secara geografis katanya mendekati apa yang mereka harapkan. Seperti jembatan yang secara tidak langsung memang mereka butuhkan.

Demi kelancaran produksi, pengelola menutup sementara objek wisata alam tersebut. Hal ini dilakukan karena tim produksi membutuhkan waktu cukup lama untuk membangun set yang detail.

“Ditutup 27 Desember 2025 sampai 28 Januari 2026, itu untuk kebutuhan persiapan dan penataan area destinasi sesuai kebutuhan produksi film. Untuk setup area sepenuhnya oleh tim produksi, kami enggak ada keterlibatan,” ucap Ikbal.

Tak hanya soal lahan, Ikbal juga berperan menjembatani tim produksi dengan perusahaan tambang di sekitar lokasi. Langkah ini diambil demi menjaga ketenangan selama proses pengambilan gambar.

“Syuting itu sampai tanggal 22 Januari, kemudian tanggal 27 setup ini akan dibereskan lagi dalam waktu sekitar 1 mingguan. Kemudian beres dari situ kita akan buka lagi,” ucap Ikbal.

Sedangkan Pemkab Bandung Barat, melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaa sudah menerima surat pemberitahuan resmi dari pihak perusahaan penyelenggara syuting sejak tanggal 18 Desember 2025. (bs)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Asosiasi Rokok Kecil-Menengah Tolak Rencana Penambahan Layer Cukai oleh Purbaya
• 15 jam lalubisnis.com
thumb
Lokasi Diduga Black Box ATR 42-500 Ditemukan di Tebing Curam
• 9 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Pakar Hukum Nilai Pilkada Melalui DPRD Bertentangan dengan Prinsip Kedaulatan Rakyat
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
Pramono Bakal Terapkan WFH Jika Jakarta Kembali Banjir
• 6 jam lalurepublika.co.id
thumb
Underpass yang Dijanjikan Dedi Mulyadi Segera Dibangun di Kota Cimahi
• 18 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.