Yasid Ahmad Firdaus (26 tahun), warga Kabupaten Karanganyar, yang hilang di Bukit Mongkrang, lereng Gunung Lawu, Karanganyar, Jawa Tengah, masih belum ditemukan hingga Rabu (21/1).
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar, Hendro Prayitno, mengatakan hingga hari keempat pencarian belum ditemukan jejak keberadaan Yasid di kawasan tersebut.
“Hari ini hari keempat pencarian, belum ditemukan tanda-tanda survivor,” ujar Hendro kepada kumparan, Rabu (21/1).
Ia menyebutkan puluhan personel diterjunkan dalam operasi pencarian hari ini. Namun, fokus pencarian dilakukan di jurang-jurang.
“Ada relawan yang diterjunkan khusus untuk menyisir jurang-jurang, karena kemungkinan survivor bisa terjatuh di jurang yang blank dan belum terjamah manusia,” jelasnya.
Alam Tidak Bisa DiprediksiHendro mengungkapkan cuaca buruk menjadi salah satu kendala utama dalam pencarian Yasid. Selain itu, kondisi geografis Bukit Mongkrang juga turut mempersulit upaya pencarian.
“Belakangan ini cuacanya buruk. Tadi pagi sempat badai, angin kencang, dan kabut, sehingga jarak pandang terbatas. Sebenarnya Bukit Mongkrang ini biasanya untuk pendaki pemula, tapi alam tidak bisa diprediksi. Ada titik-titik tertentu yang merupakan jurang,” ungkap Hendro.
Berkaca dari peristiwa tersebut, Hendro mengimbau masyarakat untuk menunda aktivitas pendakian di tengah cuaca ekstrem.
“Kalau bisa ditunda dulu, karena prediksi BMKG Januari hingga Februari cuacanya hujan terus dan cukup ekstrem,” katanya.



/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2024%2F01%2F17%2F6454992a-2f74-4032-852e-80d77e7aa27a_jpg.jpg)