Agenda Prabowo di Inggris: Temui PM Starmer, Bahas Kerja Sama Maritim

katadata.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Presiden Prabowo Subianto melangsungkan kunjungan kerja ke Inggris selama dua hari sejak 19 Januari lalu. Dalam lawatan dinas tersebut, Prabowo melangsungkan pertemuan dengan Perdana Menteri (PM) Keir Starmer, para delegasi pengusaha, hingga perwakilan sejumlah universitas di Inggris.

Prabowo mengawali lawatan dinas ke Inggris dengan mengunjungi Kantor PM Inggris 10 Downing Street, London, untuk bertemu dengan Keir Starmer. Keduanya berkomitmen mendorong penguatan kemitraan strategis khususnya di bidang maritim dan pendidikan.

Prabowo juga dijadwalkan untuk bertemu Raja Charles III di St. James’s Palace. Berikut rangkaian kegiatan Prabowo saat lawatan dinas ke Inggris:

Bertemu PM Starmer

Salah satu kemitraan yang dianggap mengalami progres adalah di bidang maritim, utamanya setelah kedua negara menyepakati Maritime Partnership Programme (MPP) pada November lalu untuk meningkatkan kapasitas angkatan laut dan kapal nelayan Indonesia.

Prabowo menjelaskan kunjungannya kali ini berfokus pada kerja sama di bidang maritim dan pendidikan. Prabowo mengatakan, ia telah bertemu dengan perusahaan pertahanan Inggris Babcock terkait kemitraan di sektor maritim.

"Mereka akan dukung rencana kita untuk membangun 1.500 kapal ikan, karena kita mau besar-besaran investasi itu. Kita mau perbaiki desa-desa nelayan kita, dan meningkatkan kualitas hidup nelayan kita. Kita ingin meningkatkan konsumsi protein rakyat kita," kata Prabowo

Kemudian, ia juga telah melakukan diskusi bersama Russell Group, yakni asosiasi yang menaungi 24 universitas riset terkemuka di Inggris. Ia kemudian menyebut bahwa seluruh pertemuan tersebut berjalan dengan produktif. 

Di samping sektor maritim, PM Starmer juga menyampaikan bahwa pendidikan akan menjadi agenda kerja sama dua negara. “Anda memiliki banyak hal untuk didiskusikan, termasuk pendidikan, yang sangat Anda perhatikan pada kunjungan terakhir, dan sekali lagi saya sangat senang bahwa kita terus membuat kemajuan,” ujar Starmer.

Menghadiri Forum Pertemuan Petinggi Universitas

Presiden Prabowo berkesempatan berbicara dalam forum UK-Indonesia Education Roundtable bersama para perwakilan sejumlah universitas di Inggris yang berlangsung di Lancaster House, London, pada Selasa (20/1).

Prabowo menjelaskan berbagai kebijakan pendidikan nasional yang tengah dijalankan pemerintah. Salah satunya yakni pembangunan sekolah berasrama bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu dengan tujuan untuk mengentaskan kemiskinan.

Pada forum ini, Prabowo mengundang perguruan tinggi terkemuka Inggris untuk menjalin kerja sama dalam pendirian sepuluh universitas baru di Indonesia. Ia menekankan pentingnya memperluas dan mempercepat kerja sama pendidikan internasional untuk mengejar ketertinggalan Indonesia, khususnya di bidang digital dan teknologi.

"Kita harus punya tingkat pendidikan yang setinggi-tingginya, sederajat dengan yang terbaik di dunia,” ujarnya.

Presiden Prabowo bertemu dengan 24 pimpinan universitas di Inggris (ANTARA FOTO/Galih Pradipta/rwa.)

Selain pengembangan universitas, Prabowo turut menjelaskan rencana pembangunan rumah sakit pendidikan berstandar internasional di setiap kampus.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan nasional sekaligus mengurangi pengeluaran masyarakat Indonesia untuk berobat ke luar negeri.

Prabowo menyampaikan keterbukaan Indonesia terhadap dosen dan profesor asing, termasuk skema profesor tamu dari universitas mitra. Ia meyakini kerja sama ini akan memberikan manfaat timbal balik bagi pengembangan pendidikan dan kesehatan di Indonesia.

Gelar Pertemuan dengan Pengusaha Inggris

Prabowo turut menghadiri forum bisnis dan investasi yang dilanjutkan dengan jamuan santap siang yang diselenggarakan oleh Wakil Perdana Menteri Inggris David Lammy di Lancaster House, London, pada Selasa (20/1).

Dalam forum tersebut, terdapat sesi perkenalan delegasi bisnis Inggris yang difasilitasi oleh British Chamber of Commerce (BritCham), diikuti dengan perkenalan delegasi bisnis Indonesia yang dipimpin oleh Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN).

Sesi ini menjadi wadah strategis untuk mempertemukan pelaku usaha kedua negara serta membuka peluang kerja sama di bidang perdagangan, investasi, industri, dan teknologi.

Forum berlanjut dengan sesi tanya jawab antara para pelaku usaha dan Presiden Prabowo. Dalam sesi tersebut, Presiden Prabowo mendengarkan langsung aspirasi, pandangan, serta minat investasi dari sejumlah perusahaan, sekaligus memberikan respons atas berbagai isu dan peluang kerja sama yang disampaikan.

Dalam kegiatan tersebut,  Prabowo didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian AIrlangga Hartarto, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Duta Besar Republik Indonesia untuk Inggris Desra Percaya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
BGN Kantongi Anggaran Rp335 Triliun pada 2026, Mayoritas untuk MBG
• 23 jam lalubisnis.com
thumb
Cerita Guru SD di Jogja: Lulusan S2 Sydney, Tolak Tawaran Sekolah Internasional
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Link Live Streaming Liga Champions 2025/26: Real Madrid vs AS Monaco
• 22 jam lalugenpi.co
thumb
Basarnas Harap Masih Ada Mukjizat Korban Pesawat ATR 42-500 Selamat
• 20 jam laluidntimes.com
thumb
Bupati Takalar Sebut TP-PKK Sebagai Mitra Strategis Membangun Keluarga Sejahtera
• 2 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.