Bisnis.com, BANDUNG--Telkomsel Regional Jawa Barat mencatat lonjakan lalu lintas data sebesar 15,10% selama momen Libur Tahun Baru 2026, dengan dominasi puncak volume aktivitas digital pada layanan video streaming.
General Manager Region Network Operations and Productivity Jawa Barat Telkomsel, Danny Agus Triawan, mengatakan, aktivitas digital pelanggan itu didominasi oleh hiburan dan komunikasi.
"Lalu lintas data mencapai puncak keramaian pada 1 Januari 2026 dengan angka mencapai 5 petabyte (PB)," katanya dalam siaran pers yang diterima Bisnis, Rabu (21/1/2026).
Dia memerinci untuk layanan video streaming mencapai 8,3 PB, media sosial sebanyak 4,3 PB, pesan instan dan video call sebesar 3,6 PB, layanan lainnya sebanyak 3,1 PB dan web browsing sebanyak 1,8 PB.
Danny menambahkan meskipun layanan data mendominasi, lalu lintas layanan suara (voice) juga mengalami kenaikan sebesar 1,86% dibanding rerata hari biasa.
Adapun secara sebaran wilayah, operator telekomunikasi ini mencatat Kabupaten Pangandaran menjadi wilayah dengan pertumbuhan lalu lintas data tertinggi selama momen libur Tahun Baru 2026, yakni sebesar 32,75% dibandingkan hari biasa.
Baca Juga
- Telkomsel: Belanja Pengguna Naik 54% saat Ramadan, Trafik Tertinggi Jelang Sahur
- Bos Telkomsel: Trafik Data di Sulawesi dan Maluku Tertinggi pada Nataru 2025
- Telkomsel Catat Lonjakan Trafik 12,4% Nataru 2025/2026, Ditopang Video Streaming
"Kemudian disusul Kuningan sebesar 28,70%, Cianjur sebesar 25,62%, Tasikmalaya sebesar 22,80% dan Garut sebesar 22,74%," katanya.
Menurut dia, keberhasilan Telkomsel mengawal lalu lintas data selama Libur Tahun Baru 2026 tidak lepas dari pemanfaatan teknologi inovatif.
Telkomsel mengimplementasikan AI autonomous network (AN) untuk memantau dan mengelola jaringan secara otomatis di 44 titik keramaian utama.
"Hasilnya terbukti efektif mendeteksi dan menangani potensi gangguan jaringan secara otomatis dan cepat sehingga jumlah incident berkurang sebanyak 9,2%," ujarnya.
Danny mengemukakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk memastikan kelancaran jaringan bagi pelanggan melalui keandalan infrastruktur yang terluas dan terdepan sejak Desember 2025 hingga Januari 2026.
"Ke depan kami akan terus meningkatkan Quality of Service (QoS) agar layanan digital Telkomsel dapat dinikmati dengan kualitas yang semakin baik oleh seluruh masyarakat," katanya.





