Waspada Karhutla, BPBD Bengkayang Pantau 9 Titik Api

metrotvnews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Bengkayang: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, memantau sembilan titik api atau hotspot yang terdeteksi melalui citra satelit di sejumlah wilayah setempat. Pemantauan ini dilakukan seiring kondisi cuaca panas yang masih berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala BPBD Kabupaten Bengkayang, Dwi Bertha, mengatakan hasil pemantauan terakhir per 20 Januari 2026 menunjukkan sembilan titik api tersebar di beberapa kecamatan.

"Berdasarkan hasil briefing sore kemarin, per tanggal 20 Januari 2026 terpantau sembilan titik api di wilayah Kabupaten Bengkayang," kata Dwi Bertha seperti dilansir Antara, Rabu, 21 Januari 2026.

Ia merinci, tiga titik api berada di Kecamatan Samalantan, satu titik di Kecamatan Seluas, serta lima titik api lainnya terdeteksi di Kecamatan Tujuh Belas. Seluruh temuan tersebut terus dipantau secara intensif untuk mencegah potensi kebakaran meluas.

BPBD Bengkayang juga mengidentifikasi sejumlah wilayah yang tergolong rawan karhutla, khususnya daerah yang memiliki karakteristik lahan gambut. Wilayah rawan tersebut antara lain Kecamatan Sei Raya, Sei Raya Kepulauan, dan Capkala.
 

Baca Juga :

BPBA Minta Modifikasi Cuaca di Aceh Barat untuk Padamkan Karhutla


"Daerah yang rawan itu umumnya berlahan gambut, sehingga apabila terjadi kebakaran akan lebih sulit dipadamkan dan berpotensi meluas," ujarnya.

Seiring dengan kondisi tersebut, BPBD mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran, baik karhutla maupun kebakaran permukiman. Masyarakat diminta menjaga lingkungan sekitar dan berhati-hati dalam aktivitas yang berpotensi menimbulkan api.

"Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap bahaya kebakaran. Apabila melakukan aktivitas pembakaran, baik lahan maupun lainnya, harus dijaga dengan baik dan memperhatikan faktor kesalamatan," katanya.


Kebakaran lahan di Kabupaten Aceh Barat, ACeh. Foto: Istimewa

Selain itu, BPBD Bengkayang juga mengingatkan masyarakat untuk selalu mengikuti informasi prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Berdasarkan perkiraan BMKG, kondisi cuaca di wilayah Bengkayang dalam tiga hari ke depan masih cenderung panas.

"Untuk tiga hari ke depan, berdasarkan perkiraan BMKG, cuaca masih sama, yaitu panas," ujar Dwi Bertha.

Meski demikian, BPBD Bengkayang memastikan hingga saat ini belum terdapat laporan dampak signifikan akibat cuaca panas tersebut, baik terhadap kesehatan masyarakat maupun kejadian kebakaran besar. BPBD akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi lintas sektor untuk memastikan kesiapsiagaan.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Menteri Mukhtarudin Gandeng Kapolri Perkuat Perlindungan Pekerja Migran
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Pertamina Salurkan Hibah Teknologi Tepat Guna Senilai Rp900 Juta
• 23 jam laluidxchannel.com
thumb
Banjir Karawang Masuki Hari ke-4, Ribuan Rumah Masih Terendam Air Setinggi 1 Meter
• 12 jam lalurctiplus.com
thumb
Krisis Penduduk Tiongkok: Jumlah Bayi Baru Lahir Berkurang 1,62 Juta
• 1 jam laluerabaru.net
thumb
Keadilan Ekologis, Prasyarat Negeri Bahagia
• 14 jam lalufajar.co.id
Berhasil disimpan.