Menhaj: Petugas Haji TNI-Polri Berjumlah 183 Orang, Naik 100% dari 2025

detik.com
9 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochammad Irfan Yusuf atau Gus Iran menyebut petugas haji dari TNI-Polri berjumlah 183 orang. Jumlah itu mengalami kenaikan 100 persen lebih dari tahun lalu yang berjumlah 75.

"TNI-Polri hari ini kita ada 183 orang. Tahun kemarin ada 75, berarti ada kenaikan hampir, 100 persen lebih," kata Gus Irfan di komplek parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/1/2026).

Baca juga: Menhaj Ungkap Alasan Calon Petugas Haji 2026 Dilatih Semi-militer

Gus Irfan menyebut sedang ada pelatihan ke petugas haji termasuk yang dari kalangan TNI-Polri. Mayoritas para petugas berasal dari perlindungan jemaah (linjam).

"Dan di asrama haji sekarang sedang ada pelatihan, termasuk mereka juga ikut berlatih di sana. Mayoritas ada di Linjam, Perlindungan Jamaah," sebutnya.

Selain itu, petugas TNI-Polri juga akan ditempatkan di pelayanan lansia, konsumsi dan lainnya. Hal itu agar pelayanan kepada jemaah bisa maksimal.

"Karena kita ingin bahwa teman-teman TNI-Polri ada di beberapa layanan bisa terwakili semuanya," ujarnya.

Baca juga: Wamenhaj Ungkap Biaya Makan Jemaah Haji Turun, Gramasi Nasi-Lauk Naik

Sebelumnya, Kementerian Haji dan Umrah akan menambah jumlah petugas haji dari TNI-Polri. Kebijakan ini merupakan perintah Presiden Prabowo Subianto.

"Itu dari TNI-Polri seperti juga perintah Presiden, kita akan tambah supaya kemudian mereka bisa bertugas lebih baik, karena lebih prima biasanya petugas dari TNI dan Polri. Dan kita akan putuskan tambah petugas dari TNI dan Polri," kata Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (4/12).




(ial/maa)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Insanul Fahmi Penuhi Panggilan Polisi Terkait Laporan Istri Sah
• 6 jam laludisway.id
thumb
Transjakarta Perpanjang Rute 2B Harapan Indah - Pulo Gadung, Tambah Tiga Halte Baru
• 17 jam lalusuara.com
thumb
Inara Rusli dan Insanul Fahmi Resmi Damai Terkait Laporan Dugaan Penipuan
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Mantan Dubes RI: Negara-Negara Nordik Solid Bela Greenland, Aneksasi AS Jadi Preseden Berbahaya
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
Silfester Matutina Tak Kunjung Ditangkap, Machmud Arifin: Pak Febri Katanya Jagoan Pak, Mana Nangkep Itu Aja Ngak Bisa
• 6 jam lalufajar.co.id
Berhasil disimpan.