Realisasi APBD DKI 2025 Capai Rp 91,86 Triliun, Surplus Rp 3,89 Triliun

kompas.com
7 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memaparkan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta tahun 2025 mencapai Rp 91,86 triliun.

Dari angka tersebut, Pemprov DKI Jakarta mencatat surplus anggaran sebesar Rp 3,89 triliun.

Ia menilai secara umum kinerja fiskal Pemprov DKI Jakarta sepanjang 2025 berjalan positif dan terkendali.

“APBD tahun 2025 sebesar Rp 91,86 triliun. Dengan realisasi hingga 31 Desember berjalan dengan baik,” ujar Pramono dalam konferensi pers realisasi APBD 2025 di Balai Kota Jakarta, Rabu (21/1/2026).

Baca juga: Pramono Perbolehkan WFH dan Belajar dari Rumah Saat Jakarta Hujan Lebat

Pramono menjelaskan, pendapatan daerah DKI Jakarta sepanjang 2025 terealisasi sebesar Rp 79,94 triliun.

Sementara itu, realisasi belanja daerah mencapai Rp 76,05 triliun. Untuk pembiayaan daerah, tercatat sebesar Rp 1,89 triliun.

Adapun sisa lebih perhitungan anggaran (SiLPA) per Desember 2025 tercatat sebesar Rp 5,78 triliun.

“Dengan demikian, Jakarta mencatat surplus anggaran sebesar Rp 3,89 triliun,” lanjut dia.

Ia menyebut capaian tersebut tidak lepas dari kondisi ekonomi Jakarta yang relatif stabil sepanjang 2025.

Pertumbuhan ekonomi kumulatif Jakarta tercatat sebesar 5,03 persen.

Sementara tingkat inflasi berada di angka 2,63 persen, lebih rendah dibandingkan inflasi nasional yang mencapai 2,92 persen.

Baca juga: Pramono Janji Selesaikan Tanggul Pantai: Dulu Ahok Ngomong Kalau Bocor Sampai Monas

Dari sisi investasi, realisasi penanaman modal di Jakarta sepanjang 2025 mencapai Rp 270,9 triliun atau tumbuh 11,99 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Investasi tersebut terdiri dari penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp 175,3 triliun dan penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp 95,6 triliun.

“Struktur ekonomi Jakarta berada dalam kondisi yang solid dan menjadi penopang utama keberlanjutan program-program pembangunan yang sudah disusun,” kata Pramono.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Febri Hariyadi! Pemain Persib Bandung yang Dikaitkan dengan Semen Padang Namun Berpeluang ke PSIS Semarang
• 2 jam laluharianfajar
thumb
Izin TPL Dicabut, Martin Mendorong Percepatan RUU Masyarakat Adat dan Komoditas Khas
• 9 jam lalujpnn.com
thumb
Presiden Prabowo Kirimkan Salam Penyemangat Dukung Kontingen Indonesia di ASEAN Para Games 2025
• 11 jam lalurepublika.co.id
thumb
Pilih Pensiun dari YouTube, Farida Nurhan Jual Akun Seharga Rp 10 Miliar, Terungkap Alasan di Baliknya
• 3 jam lalugrid.id
thumb
Elon Musk Sebut Produksi Optimus dan Cybercab Tesla Bakal Lambat
• 7 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.