Bisnis.com, JAKARTA – Pabrikan otomotif asal China, Geely Auto Indonesia mengumumkan strategi bisnisnya pada 2026 yang cukup agresif, baik dari sisi ekspansi jaringan dealer hingga peluncuran model baru.
Vice President of Geely Automobile International Corporation, Evin Ye mengatakan, sejak kembali hadir pada awal 2025, Geely telah meluncurkan serangkaian inisiatif strategis sebagai bukti komitmen jangka panjang perseroan di pasar Indonesia.
Dari sisi perakitan lokal, Geely menjalin kerja sama dengan PT Handal Indonesia Motor sebagai mitra strategis dengan kapasitas produksi mencapai 60 unit per hari. Menurutnya, Indonesia merupakan pasar utama Geely di kawasan Asean.
Adapun, model yang telah dirakit secara lokal meliputi Geely EX2, Geely EX5, serta Starray EM-i. Ketiga model tersebut telah mencatatkan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) di atas 40%, sejalan dengan strategi peningkatan kandungan lokal yang dijalankan Geely di Indonesia.
"Tahun ini, kami terus memperkuat komitmen tersebut melalui peningkatan TKDN hingga 60% untuk produk yang telah dirakit lokal. Kami menargetkan Geely menjadi brand otomotif China dengan TKDN tertinggi di pasar Indonesia,” ujar Evin Ye dikutip Rabu (21/1/2026).
Dari sisi peluncuran produk, Geely menyiapkan enam model kendaraan baru sepanjang 2026. Dari jumlah tersebut, dua model dikonfigurasikan sebagai kendaraan lima penumpang, sementara empat model lainnya mengusung tujuh penumpang.
Baca Juga
- Geely Siap Boyong Zeekr dan Lynk & Co ke Pasar RI
- Mobil Listrik Geely EX2 Resmi Dipasarkan, Harga Mulai Rp229,9 Juta
- Mobil China Geely EX2 Resmi Dirakit di Purwakarta, TKDN 46,5%
Seluruh model tersebut diproyeksikan tetap berada dalam kategori new energy vehicle (NEV), baik berbasis listrik murni maupun teknologi hybrid, sejalan dengan strategi elektrifikasi yang dijalankan perseroan.
Menariknya, Geely Auto Indonesia juga siap memboyong dua sub-merek baru ke Indonesia, yakni Zeekr dan Lynk & Co pada 2026. Hal itu sejalan dengan optimisme perseroan terhadap potensi pasar Indonesia.
Di lain sisi, Geely akan melanjutkan ekspansi jaringan distribusi dengan menargetkan 80 cabang dealer resmi hingga akhir 2026. Saat ini, sebanyak 35 diler telah beroperasi dan tersebar di berbagai wilayah strategis, mulai dari Jabodetabek, Pulau Jawa, Sumatera, Kepulauan Riau, Bali, hingga Kalimantan dan Sulawesi, guna memastikan ketersediaan produk dan layanan di seluruh Indonesia.
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat, penjualan wholesales Geely tercatat sebanyak 2.406 unit, sedangkan penjualan ritelnya sebanyak 2.194 unit sepanjang 2025.



/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2026%2F01%2F21%2Fed7a3548-823f-468d-8de6-fde35a19c0ab_jpg.jpg)

