Setelah Dipakai, Sepatu Padel Sebaiknya Diangin-anginkan Dulu atau Langsung Disimpan?

grid.id
1 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID- Setelah sesi permainan yang intens, banyak pemain bertanya-tanya apakah sepatu padel sebaiknya langsung disimpan atau justru diangin-anginkan terlebih dahulu. Kebiasaan kecil ini sering dianggap sepele, padahal berdampak besar pada kebersihan dan daya tahan sepatu.

Sepatu padel yang digunakan berjam-jam hampir selalu lembap akibat keringat atau kondisi lapangan. Jika tidak ditangani dengan benar, kelembapan tersebut dapat memicu bau tak sedap dan kerusakan material.

Karena itu, cara menyimpan sepatu padel di antara sesi permainan menjadi aspek penting dalam perawatannya. Berikut penjelasan lengkap berdasarkan praktik terbaik yang dianjurkan, sebagaimana dikutip dari Padel Shop, Rabu (21/1/2026).

Mengapa Sepatu Padel Perlu Diangin-anginkan?

Usai bermain, sepatu padel umumnya berada dalam kondisi lembap, baik karena keringat maupun paparan air. Bila sepatu langsung dimasukkan ke dalam tas olahraga tertutup atau diletakkan di bagasi mobil, bakteri penyebab bau akan berkembang lebih cepat.

Kondisi ini tidak hanya menimbulkan aroma apek, tetapi juga berpotensi merusak struktur material sepatu. Mengangin-anginkan sepatu padel membantu mengurangi kelembapan, menjaga kebersihan, serta memperpanjang usia pakainya. Dengan kata lain, proses ini bersifat higienis sekaligus protektif.

Langkah Dasar Mengangin-anginkan Sepatu Padel

Langkah paling sederhana adalah segera mengeluarkan sepatu padel dari tas setelah sampai di rumah. Sepatu sebaiknya diletakkan di tempat yang memiliki sirkulasi udara baik, seperti rak sepatu terbuka atau lantai beralas di ruangan kering.

Idealnya, sepatu padel dibiarkan terkena udara selama minimal 12 jam sebelum disimpan. Cara ini memberi waktu cukup bagi bagian dalam sepatu untuk benar-benar kering. Menunda proses ini justru meningkatkan risiko bau dan kerusakan.

1. Melepas Insole

Salah satu area yang paling banyak menyimpan kelembapan pada sepatu padel adalah bagian insole. Melepas insole setelah digunakan memungkinkan bagian tersebut mengering secara terpisah dan lebih cepat.

Langkah ini mencegah penumpukan kelembapan di bawah telapak kaki yang sulit dijangkau udara. Sesekali, insole juga dapat dilap menggunakan kain lembap untuk menjaga kebersihannya. Perawatan sederhana ini berkontribusi besar pada kesegaran sepatu padel.

2. Hindari Sumber Panas Langsung

Meski ingin sepatu cepat kering, sepatu padel tidak disarankan diletakkan dekat pemanas atau radiator. Paparan panas berlebihan dapat menyebabkan material menyusut, mengeras, atau berubah bentuk.

Pengeringan terbaik tetap dilakukan pada suhu ruangan dengan aliran udara alami. Untuk membantu menyerap sisa kelembapan, bagian dalam sepatu padel dapat diisi dengan kertas koran. Metode ini aman dan efektif tanpa merusak struktur sepatu.

 

3. Gunakan Deodorizer dan Alternatif Alami

Setelah sepatu padel kering, penggunaan deodorizer atau alternatif alami dapat membantu menjaga kesegarannya. Kantong penghilang bau, baking soda yang dibungkus kaus kaki, atau balok kayu cedar bisa diletakkan di dalam sepatu.

Teh celup yang belum digunakan juga dikenal mampu menyerap aroma tak sedap. Pilihan alami ini relatif aman dan cocok untuk perawatan rutin sepatu padel, terutama jika digunakan secara teratur.

Cara Menyimpan Sepatu Padel dengan Benar

Penyimpanan sepatu padel sebaiknya dilakukan di wadah yang memungkinkan sirkulasi udara. Tas plastik atau tas olahraga tertutup tidak dianjurkan karena dapat menahan kelembapan.

Sebagai gantinya, gunakan tas sepatu berbahan mesh atau kotak kardus terbuka. Meski disimpan di dalam lemari, pastikan aliran udara tetap ada agar sepatu padel tidak lembap kembali.

Lingkungan yang lembap seperti kamar mandi, gudang, atau mobil bukan tempat ideal untuk menyimpan sepatu padel. Area tersebut cenderung memiliki tingkat kelembapan tinggi yang dapat mempercepat pertumbuhan jamur.

Pilih lokasi penyimpanan yang kering dengan suhu stabil. Menempatkan penyerap kelembapan di sekitar area penyimpanan juga dapat membantu menjaga kondisi sepatu padel.

Tips Tambahan agar Sepatu Lebih Awet

Untuk menjaga kualitas sepatu padel, disarankan tidak menggunakannya dua hari berturut-turut. Memberi jeda satu hari memungkinkan sepatu benar-benar kering dan “beristirahat”. Jika bermain padel secara rutin, rotasi dengan pasangan sepatu lain menjadi pilihan bijak.

Membersihkan bagian luar sepatu dengan sikat lembut dan kain lembap juga membantu menjaga tampilannya. Pemeriksaan rutin bagian dalam sepatu padel dapat mendeteksi kerusakan sejak dini.

Berdasarkan praktik terbaik, sepatu padel sebaiknya selalu diangin-anginkan terlebih dahulu sebelum disimpan. Kebiasaan ini terbukti efektif mencegah bau, menjaga kebersihan, dan memperpanjang usia sepatu.

Penyimpanan yang tepat hanya akan optimal jika didahului proses pengeringan yang benar. Dengan perawatan sederhana namun konsisten, sepatu padel dapat tetap nyaman digunakan dan awet dalam jangka panjang. (*)

Artikel Asli


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Cegah Kebakaran Lahan Meluas, BPBD Aceh Barat Usulkan Operasi Modifikasi Cuaca
• 8 jam lalupantau.com
thumb
Wacana Rusun Subsidi Meikarta, Lippo Cikarang (LPCK) Bakal Bangun 36 Tower
• 2 jam lalubisnis.com
thumb
Menteri ATR/BPN Ungkap Kendala Kebijakan Satu Peta Tak Kunjung Rampung
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Battery Manufacture Selesai Diinstalasi, Wujudkan Ekosistem Baterai Terintegrasi di Indonesia
• 5 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Prabowo Pamerkan Sekolah Rakyat hingga Pengajaran Digital di Hadapan Akademisi Inggris
• 9 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.